Sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu faktor kunci dalam mendukung efektivitas proses belajar mengajar di sekolah. Pengelolaan yang baik akan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi siswa dan tenaga pendidik, sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sarana dan prasarana di SMPS An-Nakhil Darunnajah 6 Mukomuko Bengkulu dengan fokus pada tiga aspek utama, yaitu perencanaan, pendayagunaan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan pihak terkait, serta dokumentasi dari berbagai sumber yang relevan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana di sekolah ini masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan anggaran, kurangnya tenaga profesional dalam pemeliharaan, serta keterbatasan ruang kelas yang memaksa beberapa kegiatan belajar mengajar dilakukan di masjid atau mushola. Meskipun demikian, upaya perbaikan terus dilakukan melalui perencanaan pengadaan fasilitas, optimalisasi pemanfaatan sarana yang ada, serta pengawasan berkala terhadap kondisi prasarana. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen sarana dan prasarana yang baik berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan perencanaan anggaran, pemeliharaan fasilitas secara berkala, serta pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan sarana dan prasarana sekolah.