Permasalahan yang melatar-belakangi penelitian adalah keberlangsungan pembelajaran pada mata pelajaran IPS yang masih menggunakan metode ceramah. Hal ini berdampak pada kurangnya keterlibatan peserta didik selama pembelajaran yang menyebabkan peserta didik tidak mampu merefleksi pengetahuan yang dimilikinya. Pembelajaran IPS di SMP Labschool UNESA 3 tidak memperhatikan mengenai pentingnya peserta didik untuk menguasai kemampuan pemahaman konsep-konsep dasar IPS, sehingga peserta didik kurang optimal dalam menguasai kemampuan tersebut. Pembelajaran transformatif berbasis kognitif rasional dirancang untuk membantu peserta didik serta memfasilitasi agar dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep-konsep dasar IPS dengan mengelola berbagai informasi yang diperoleh dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh pembelajaran transformatif berbasis kognitif rasional dalam pembelajaran IPS terhadap kemampuan pemahaman konsep-konsep dasar IPS pada siswa kelas VIII SMP Labschool UNESA 3. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimen desain non-equivalent control group. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa data primer yakni tes, angket, dan wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwasannya dengan penerapan Pembelajaran Transformatif Berbasis Kognitif Rasional berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman konsep-konsep dasar IPS dengan adanya perubahan asumsi dasar, perubahan perspektif, serta perubahan perilaku yang dialami oleh peserta didik setelah memperoleh perlakuan menggunakan model pembelajaran Double Loop Problem Solving yang diturunkan dari Pembelajaran Transformatif Berbasis Kognitif Rasional.