Pentingnya keterampilan 4C (berpikir kritis, berpikir kreatif, berkomunikasi, dan berkolaborasi) yang harus dimiliki oleh peserta didik di abad ke-21 membuat guru harus bisa membimbing peserta didik untuk mencapai keterampilan tersebut, tak terkecuali guru IPS. Untuk mengasah keterampilan 4C peserta didik, guru IPS dapat menerapkan model pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Model pembelajaran IPS berbasis permainan Congklak Modips bisa menjadi pilihan karena menggabungkan beberapa aktivitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik seperti diskusi kelompok, penyajian hasil diskusi, tanya jawab, serta mengutarakan sebuah pendapat yang dibungkus dalam suatu permainan. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran IPS yang dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran yang aktif dan menyenangkan bagi peserta didik dalam melatih keterampilan 4C mereka. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Hasil uji validitas media memperoleh persentase sebesar 93,63% yang berarti sangat layak dan valid untuk digunakan. Hasil uji kepraktisan media memperoleh persentase sebesar 84,76% yang berarti praktis untuk digunakan. Untuk menguji efektivitas media, maka dilakukan penelitian di kelas 9-2 SMPN 3 Tanjunganom dengan total sampel berjumlah 25 peserta didik. Melalui pre-test dan post-test one group design, diperoleh rata-rata nilai pre-test sebesar 55,2 dan rata-rata nilai post test sebesar 87,8. Berdasarkan rata-rata nilai tersebut, selanjutnya dilakukan uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test dan diketahui nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05 maka hipotesis bahwa pembelajaran IPS berbasis Congklak Modips memberikan pengaruh yang signifikan dapat diterima. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan ini adalah Congklak Modips terbukti valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran IPS yang aktif dan menyenangkan.