Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Aplikasi Web R Shiny untuk Visualisasi Interaktif Data Klinis Diabetes Sholihin, Miftahus; Sari, Putri Dina; Mahuda, Isnaini; Rahman, Arief; Asmaraningtyas, Kinanthi Trah; Pertiwi, Dinda Dwi Anugrah; Delano, M. Fabian Reinhard
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3807

Abstract

Peningkatan jumlah kasus diabetes dari tahun ke tahun menunjukkan perlunya pendekatan analitik yang lebih komprehensif untuk memahami berbagai faktor klinis yang berkontribusi terhadap timbulnya penyakit ini. Diabetes merupakan gangguan metabolik yang melibatkan sejumlah indikator yang saling berkaitan, seperti kadar glukosa, insulin, tekanan darah, ketebalan kulit, indeks massa tubuh, dan kecenderungan genetik. Kompleksitas hubungan antar variabel tersebut menuntut adanya alat analisis yang mampu menyajikan informasi secara lebih interaktif dan mudah dipahami. Penelitian ini mengembangkan aplikasi web berbasis R Shiny yang dirancang untuk menyajikan visualisasi data klinis diabetes secara dinamis. Aplikasi ini bertujuan untuk membantu pengguna memahami pola dan tren dalam data diabetes, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam manajemen kesehatan. Selain itu, aplikasi ini juga memfasilitasi pengguna dalam mengeksplorasi pola distribusi dan hubungan antarfaktor melalui beragam jenis visualisasi, termasuk radar chart, heatmap, histogram, scatter plot, dan boxplot. Seluruh fitur dikembangkan untuk mendukung analisis eksploratif yang fleksibel, di mana pengguna dapat memilih sendiri variabel X dan Y guna menilai keterkaitan antar indikator klinis. Data yang digunakan bersumber dari Kaggle dan mencakup informasi diagnostik pasien perempuan keturunan Pima Indian berusia minimal 21 tahun. Hasil eksplorasi visual menunjukkan bahwa glukosa memiliki pengaruh paling kuat terhadap status diabetes, sementara BMI dan insulin juga muncul sebagai indikator penting lainnya. Aplikasi ini berkontribusi sebagai media eksplorasi data yang responsif, mudah diakses, serta potensial digunakan dalam penelitian, pembelajaran, maupun pengambilan keputusan awal terkait kesehatan masyarakat.
Modeling the Health Service Queuing System Using Petri Net and Max-Plus Algebra at Integrated Health Service Post (Posyandu) Abdullah, Syarif; Mursyidah, Himmatul; Wijaya, Ferdian Bangkit; Huda, Miftahul; Chasanah, Sri Istiyarti Uswatun; Nursafitri, Nadia Eka; Pertiwi, Dinda Dwi Anugrah
Euler : Jurnal Ilmiah Matematika, Sains dan Teknologi Volume 14 Issue 1 April 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/euler.v14i1.35889

Abstract

This study models the health service queue system at the Integrated Health Service Post (Posyandu) in Cilegon City, Banten, using the Petri Net and Max-Plus Algebra approaches to analyze the flow of participant arrivals and completion times. The data used are observational data from Posyandu activities simulated through a discrete event model, which includes several types of participants, namely: babies not standing yet, babies standing, pregnant mothers, and family planning programs. Petri Net modeling is used to represent the relationship between service transitions, while Max-Plus Algebra is used to calculate the process cycle time based on the critical path. The results of the study showed that the categories of non-standing babies, standing babies, and pregnant women/participants in the family planning program had identical service time patterns, namely a total duration of 17 minutes 19 seconds, with the main stages including measurement, midwife intervention, and provision of additional food. Max-Plus analysis confirms that the measurement and midwife intervention stages are the critical path that determines the length of service time. This study concludes that the combination of Petri Net and Max-Plus Algebra is effective in describing the dynamics of Posyandu queues and is able to provide quantitative information needed to identify bottleneck points and the basis for improving the service flow.