Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Kepemimpinan Perempuan dalam Mengembangkan Lembaga Pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I, Lenteng Barat, Lenteng, Sumenep Anas Ilhami; Mohammad Hosnan
Jurnal Edu Aksara Vol 4 No 2 (2025): Edu Aksara: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : CV. Global Aksara Pers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64499/eduaksara.v4i2.183

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menelaah sejauh mana kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikna di Yayaysan Darul-Ulum I, Lenteng Barat, Lenteng, Sumenep. Fokus penelitian ini adalah pada strategi kepemimpinan perempuan. Untuk mengetahui hal tersebut peneliti akan menggali ruang lingkup permasalahan sebagai berikut: pertama, apa saja strategi yang diterapkan oleh kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I; kedua, bagaimana tantangan yang dihadapi oleh kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan; ketiga, bagaimana efektivitas kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan lembaga pendidikan di Yayasan Darul-Ulum I. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif (field research). pendekatan tersebut digunakan untuk mendeskripsikan strategi kepemimpinan perempuan melalui relasi sosial, status sosial, prilaku, ide dan gagasan kepemimpinan perempuan. Teori yag digunakan dalam menanggapi permasalahan di atas adalah teori kepemimpinan transformasional Bernard M. Bass. Teori tersebut berfungsi menganalisa strategi, tantangan serta efektivitas kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan sebuah lembaga pendidikan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data, reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa strategi kepemimpinan perempuan yang diterapkan meliputi beberapa hal, yaitu membangun kepemimpinan kolaboratif, pemberdayaan sumber daya manusia, penguatan visi misi sebagai sebuah komitmen, penguatan budaya disiplin, memanfaatkan teknologi, meningkatkan partisipasi stakeholder, berjejaring yang luas, partisipatif, penertipan arsip, perbaikan kurikulum, dan penerapan program mukim bagi kelas akhir, sementara tantangannya yaitu: resistensi kepemimpinan perempuan dan peranan ganda dari seorang perempuan itu sendiri. Maka dari itu kepemimpinan perempuan di Yayasan Darul-Ulum I dapat dikatakan efektiv dalam mengembangkan lembaga pendidikan.