Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Implementation of Morning Journals as a Teacher’s Strategy in Improving Early Childhood Literacy Taufiq, Moh.; Nurifah, Nurifah
Jurnal Sustainable Vol. 8 No. 1 (2025): Integrating Innovation, Technology, and Management in Education
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/nkqnf162

Abstract

This study aims to describe teacher strategies in stimulating early childhood literacy through morning journal habituation activities at KBTK Islam Insan Kamil Tuban. Literacy is one of the basic competencies that need to be developed from an early age as a foundation for academic abilities at the next level. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that morning journal habituation can stimulate children's literacy skills in the aspects of listening, speaking, reading, and writing. Teachers act as facilitators by creating a pleasant learning atmosphere, providing examples, and guiding children to write and draw based on daily experiences. Morning journal habituation also fosters discipline, self-confidence, and children's ability to express ideas. Thus, morning journal activities are effective as a strategy to improve early childhood literacy that is contextual and enjoyable.
STANDAR KECANTIKAN DALAM REPRESENTASI PEREMPUAN: ANALISIS SEMIOTIKA IKLAN BODYCARE @JEJUBYOFFICIAL DI TIKTOK Graciella Jufianto, Ellyna; Rajagukguk, Desmaya Anggitha; Nurifah, Nurifah; Ramadhani, Mutiara Ariani
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 2 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i2.2038

Abstract

Penelitian ini menganalisis standar kecantikan dalam representasi perempuan dalam iklan bodycare @JejubyOfficial di TikTok dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap bagaimana tanda denotatif, konotatif, dan mitos bekerja dalam membentuk standar kecantikan berbasis warna kulit. Analisis data dilakukan tiga pemaknaan, kemudian dikaitkan dengan perspektif kritis Pierre Bourdieu. Melalui metode kualitatif deskriptif terhadap empat konten iklan yang dipilih secara purposive, penelitian ini menemukan bahwa visualisasi before–after, penggunaan istilah whitening dan bleaching, serta fokus pada kulit putih sebagai “hasil ideal” merepresentasikan warna kulit cerah sebagai simbol kecantikan, kebersihan, dan nilai diri perempuan. Temuan menunjukkan bahwa pada tingkat mitos, iklan menormalkan ideologi kecantikan hegemonik yang memosisikan kulit putih sebagai standar alami dan diinginkan, sehingga beroperasi sebagai bentuk dalam kajian semiotik sebagai kekerasan simbolik yang bekerja halus mendorong perempuan menyesuaikan diri dengan standar tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklan Jejuby sebagai satu kasus produk budaya industri kecantikan tidak hanya mempromosikan produk pemutih kulit, tetapi turut mereproduksi dan menguatkan konstruksi sosial mengenai tubuh perempuan di media digital. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya bagi pelaku industri kecantikan khususnya skincare, dan pembuat konten digital untuk membangun strategi komunikasi pemasaran yang lebih inklusif.