Oktavianingsih, Ayu Puji
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pemanfaatan Compliance Risk Management Dalam Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak Studi Kasus KPP Madya Medan Dan KPP Madya Dua Medan Oktavianingsih, Ayu Puji; Suwardi, Eko
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 13, No 4 (2025): November
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v13i4.110036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait pemanfaatan pengelolaan risiko kepatuhan (Compliance Risk Management) dalam rangka pengawasan kepatuhan kewajiban perpajakan Wajib Pajak oleh Account Representative, serta mengidentifikasi data dan/atau informasi yang dapat meningkatkan keandalan dalam penilaian risiko kepatuhan Wajib Pajak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada Responden Penelitian, serta telaah atas dokumen. Pemilihan Responden dilakukan berdasarkan theoretical sampling. Data yang diperoleh telah dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengelolaan risiko kepatuhan Wajib Pajak merupakan hubungan antara pemenuhan kewajiban perpajakan oleh Wajib Pajak dan dampak fiskal yang dihasilkan, yang memberikan informasi terkait tingkat risiko kepatuhan Wajib Pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya. Ketersediaan dan akurasi data Wajib Pajak akan mempengaruhi keandalan informasi risiko kepatuhan Wajib Pajak, sehingga Account Representative dapat menentukan Wajib Pajak yang menjadi prioritas kegiatan pengawasan. Tahapan analisis dan klarifikasi atas informasi profil risiko Wajib Pajak dilaksanakan dan didokumentasikan oleh Account Representative melalui Sistem Administrasi, serta dilakukan kegiatan pemantauan dan evaluasi efektivitas pengawasan kepatuhan Wajib Pajak terhadap perubahan perilaku kepatuhan Wajib Pajak. Pengembangan pengelolaan risiko kepatuhan meliputi peningkatan basis data pembentuk risiko kepatuhan, serta penerapan sistem inti administrasi perpajakan sebagai sistem terintegrasi yang dapat diakses baik oleh Wajib Pajak maupun Account Representative.