Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Implementasi video pembelajaran dapat meningkatkan minat belajar Biologi pada siswa kelas XI SMA Negeri 12 Tidore Kepulauan, serta mengidentifikasi efektivitas video pembelajaran sebagai media pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang berjumlah 15 siswa/i. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor angket minat belajar sebelum perlakuan adalah 660 dari skor maksimal 1.875 atau sebesar 35,2% dengan kategori “Kurang”. Setelah diberikan perlakuan berupa pembelajaran dengan menggunakan video, skor meningkat menjadi 1.580 atau 84,2% dengan kategori “Baik”. Dari hasil perhitungan terhadap seluruh data siswa, diperoleh rata-rata nilai N-Gain sebesar 69,17% (cukup efektif). Yang berarti bahwa video pembelajaran yang di gunakan tergolong efektif dalam menyampaikan materi. Hal ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran bukan sekadar alat bantu, tetapi juga strategi penting dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, terutama untuk materi yang membutuhkan pemahaman visual. Data wawancara juga mendukung hasil angket, di mana siswa menyatakan lebih mudah memahami materi, merasa lebih tertarik, serta lebih antusias mengikuti pembelajaran Biologi setelah menggunakan media video. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi video pembelajaran terbukti efektif dalam meningkatkan minat belajar Biologi siswa, khususnya pada materi sistem reproduksi manusia.