Pengelolaan perpustakaan di SMP Negeri 1 Kaliwungu Kudus masih menggunakan metode konvensional, terutama dalam aktivitas vital seperti pencatatan peminjaman dan pengembalian koleksi buku. Pendekatan manual ini menimbulkan potensi tinggi terjadinya kekeliruan data, yang secara langsung berdampak pada menurunnya efisiensi dan kualitas pelayanan bagi seluruh pengguna. Penelitian ini bertujuan utama untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Perpustakaan Berbasis Web demi mentransformasi seluruh alur administrasi dan manajemen data perpustakaan agar menjadi lebih terstruktur, efektif, dan modern. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi mendalam terhadap alur kerja operasional manual dan sesi wawancara. Pengembangan sistem mengikuti tahapan Model Waterfall yang memanfaatkan keunggulan framework Laravel. Sistem ini dirancang secara khusus untuk mendukung tiga level pengguna berbeda: pustakawan, siswa, dan guru/pengunjung. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan penuh implementasi sistem, yang kini mampu mendigitalisasi proses sirkulasi dan menyajikan pelaporan secara seketika (real-time), termasuk fitur modul denda otomatis yang terintegrasi penuh. Hasil pengujian menunjukkan tingkat penerimaan pengguna yang sangat tinggi, mencapai sembilan puluh empat koma enam persen. Temuan ini konsisten dengan teori pengembangan sistem informasi dan membuktikan bahwa Model Waterfall efektif dalam menghasilkan solusi digital yang solutif terhadap permasalahan nyata di lapangan. Manfaat yang diperoleh adalah peningkatan drastis pada efisiensi waktu transaksi dan akurasi data. Implementasi sistem informasi berbasis web ini memberikan kontribusi nyata terhadap upaya digitalisasi layanan sekolah melalui solusi terintegrasi yang meningkatkan akuntabilitas pengelolaan denda sekaligus memperkuat keterlibatan seluruh masyarakat sekolah.