Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja: Literatur Review Sinta Anggariyanti
Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Penelitian Sains dan Kesehatan Avicenna
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Dan Kesehatan (ITK) Avicenna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69677/avicenna.v4i3.262

Abstract

Pendahuluan: Generasi remaja merupakan asset bangsa yang perlu di jaga dan disiapkan bersama. Remaja memiliki ciri khas dari masa kanak-kanak menjadi dewasa yang perlu pendampingan dan support yang baik dari orang sekitar dan lingkungannya. Masalah yang sering di alami remaja terkait siklus menstruasi dan proses terjadinya kehamilan Metode: Seleksi literatur artikel yang digunakan lima tahun terakhir menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia dan full text yang di analisis menggunakan PRISMA-SR. Hasil dan Pembahasan: Media sosial adalah sebuah hal besar yang dapat mengubah gaya hidup manusi. Bentuk jejaring social mengakibatkan peningkatan pengetahuan dan perilaku Kesehatan reproduksi dengan efektif. Akses informasi yang mudah dapat mempengaruhi sikap remaja dalam bersikap. Pengetahuan remaja menjadi acuan remaja dalam melakukan Tindakan dalam kehidupan sehari-hari dilihat dari resiko yang muncul. Salah satu tempat bagi remaja untuk mendapatkan Pendidikan Kesehatan reproduksi adalah di sekolah. Edukasi yang dilakukan di sekolah berupa pemeriksaan rutin dan pemeriksaan kesehatan, suplemen penambah darah bagi remaja puteri, pemeliharaan kantin sekolah sehat, imunisasi dan pembinaan petugas kesehatan sekolah melalui posyandu remaja dan peer educator.
THE EFFECT OF REPRODUCTIVE HEALTH EDUCATION ON ADOLESCENT GIRLS AS A MEASURE TO PREVENT ADOLESCENT SEXUAL BEHAVIOR Farihah Indriani; Fibrinika Tuta setiani; kurniawan, anang; Sinta Anggariyanti
JIM - Journal International Multidisciplinary Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Rumah Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jim.v3i2.1915

Abstract

Abstract Reproductive health is a state of complete physical, mental, and social well- being, not merely the absence of disease or infirmity, but also encompasses all aspects related to the reproductive system, its functions, and processes. Adolescence is a period in which an individual develops from the first time they show signs of secondary sexual characteristics until they reach sexual maturity. The research was conducted at SMK X Banyumas. This type of research used a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The population in this study consisted of 72 adolescent girls. The sampling technique used in this study was random sampling. Based on the results of the bivariate analysis using a paired T-test with a sample size of 35 respondents (N=35), the data shows that T-Calculated (23.854) > T-table (0.462) and the p-Value (0.000) < alpha value (0.05), which means that based on the hypothesis that Ha is accepted and Ho is rejected, it can be concluded that there is a difference in the sexual behavior of respondents before and after being given health education about the reproductive system at SMK X Banyumas.