This Author published in this journals
All Journal Jurnal Algoritma
Reftiana Rohman, Ripan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Infeksi Menular Seksual (IMS) Di Klinik Aster PKBI Garut Menggunakan Metode Forward Chaining dan Certainty Factor Nuraeni, Fitri; Reftiana Rohman, Ripan
Jurnal Algoritma Vol 22 No 2 (2025): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.22-2.2816

Abstract

Klinik Aster PKBI Garut merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang masih aktif dalam memberikan layanan penanganan sekaligus pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS). Berdasarkan keterangan pakar, proses konsultasi di klinik ini membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk setiap pasien, sehingga kapasitas layanan hanya berkisar 9–10 pasien per hari atau sekitar 35–40 pasien per bulan. Kondisi tersebut mengakibatkan masih banyak pasien yang belum tertangani, padahal IMS memerlukan diagnosis dan penanganan yang cepat serta tepat. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk merancang media sistem pakar yang dapat membantu proses diagnosis awal IMS di Klinik Aster PKBI Garut. Sistem dikembangkan dengan menerapkan metode inferensi Forward Chaining dan Certainty Factor untuk menghasilkan diagnosis berdasarkan gejala yang dilaporkan pengguna, sekaligus memberikan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis tersebut. Proses perancangan menggunakan pendekatan Rational Unified Process (RUP) dengan basis pengetahuan berupa data gejala lokal dari Klinik Aster PKBI Garut. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem ini berhasil memberikan diagnosis awal IMS secara mandiri serta memberikan rekomendasi penanganan awal yang relevan. Uji coba beta yang melibatkan pakar maupun pengguna menunjukkan hasil perancangan sistem ini tingkat akurasinya tinggi, mudah digunakan, dan layak dimanfaatkan sebagai alat bantu diagnosis dini. Penelitian ini memiliki keunggulan dalam pemanfaatan data lokal serta penerapan metode inferensi yang mampu menghasilkan nilai certainty secara lebih terukur. Implikasi penelitian ini mencakup peningkatan akses masyarakat terhadap deteksi dini IMS, efisiensi dalam waktu konsultasi medis, serta potensi integrasi sistem ke dalam layanan digital klinik. Kontribusi utama penelitian ini adalah menghadirkan sistem pakar yang tidak hanya bersifat edukatif dan interaktif, tetapi juga memberikan solusi praktis untuk mendukung pelayanan kesehatan berbasis teknologi