Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL MENGENAI KEK (KURANG ENERGI KRONIS) PADA MASA KEHAMILAN DI DESA MARGOMULYO KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO: DESCRIPTION OF THE LEVEL OF KNOWLEDGE OF PREGNANT WOMEN ABOUT CED (CHRONIC ENERGY LACK) DURING PREGNANCY IN MARGOMULYO VILLAGE, BALEN DISTRICT BOJONEGORO DISTRICT Azizah, Fidrotin; Riantika Ratna Palupi, Eva; Shinta Tri Haruningtyas, Arwinda
Asuhan Kesehatan : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 14 No. 2 (2023): Asuhan Kesehatan Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : LPPM STIKES Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan penting bagi ibu hamil, kurangnya pengetahuan ibu hamil dalam menentukan nutrisi yang baik selama kehamilan salah satu faktor yang menyebabkan ibu hamil mengalami KEK. Kekurangan energi kronik ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran, abortus, bayi lahir mati, kematian neonatal. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai KEK (Kurang Energi Kronis) pada masa kehamilan di Desa Margomulyo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi semua ibu hamil di Desa Margomulyo Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, pada bulan Januari tahun 2023, sebanyak 25 orang, sampel 25 responden, pengambilan sampel dengan tehnik total sampling. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner kemudian di editing, coding, scoring dan tabulating selanjutnya dideskripsikan. Dari hasil penelitian tingkat pengetahuan ibu hamil mengenai KEK (Kurang Energi Kronis) pada masa kehamilan kurang sebanyak 20 orang (80,0%). Diharapkan bagi ibu hamil untuk menambah informasi tentang KEK (Kurang Energi Kronis) pada masa kehamilan dengan aktif mengikuti penyuluhan, aktif bertanya dan berkonsultasi dengan petugas kesehatan, seperti dokter atau bidan dan mencari sumber informasi yang terpercaya mengenai KEK pada masa kehamilan.
PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN KOMPONEN DARAH WHOLE BLOOD (WB) BERDASARKAN MASA SIMPAN DENGAN METODE HB METER DI UDD PMI KABUPATEN BOJONEGORO: DIFFERENCES IN HEMOGLOBIN LEVELS OF WHOLE BLOOD (WB) BLOOD COMPONENTS BASED ON SHELVE PERIOD USING THE HB METER METHOD IN UDD PMI, BOJONEGORO DISTRICT Anggun Kholifatin, Dila; Riantika Ratna Palupi, Eva; Murni Hartini, Windadari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas komponen darah WB harus dijaga salah satunya adalah kualitas kadar Hemoglobin. Namun, pemeriksaan kadar hemoglobin WB tidak dilakukan pemeriksaan ulang pada saat masa simpan sehingga kualitas kadar hemoglobin kantong WB tidak diketahui. Tujuan penelitiaan ini adalah untuk menganalisis perbedaan kadar hemoglobin WB berdasarkan masa simpan dengan menggunakan metode HB meter di UDD PMI Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian ini menggunakan design Quasi Eksperimental dengan menggunakan teknik quota sampling. Sampel diperoleh dari jumlah seluruh produksi komponen WB di UDD PMI Kabupaten Bojonegoro pada bulan Desember 2022. Jumlah sampel diperoleh 4 kantong dari 401 kantong produksi WB. Hasil penelitian kadar hemglobin berdasarkan masa simpan mengalami peningkatan dengan jumlah rata-rata hari ke 0 (47,6 gr/kantong), hari ke 7 (49 gr/kantong), hari ke 14 (50,05 gr/kantong), dan hari ke 21 (50,75 gr/kantong). Berdasarkan Uji Kolmogorov Smirnov nilai signifikan 0,003<0,05 berarti data tidak normal dan dilanjut dengan uji Kruskal Wallis dan Mann-Whitney. Berdasarkan hasil Analisa data menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann-Whitney memperoleh hasil tidak signifikan, yang berarti tidak ada perbedaan kadar hemoglobin WB berdasarkan masa simpan. Kualitas komponen darah WB harus dijaga salah satunya adalah kualitas kadar Hemoglobin. Namun, pemeriksaan kadar hemoglobin WB tidak dilakukan pemeriksaan ulang pada saat masa simpan sehingga kualitas kadar hemoglobin kantong WB tidak diketahui. Tujuan penelitiaan ini adalah untuk menganalisis perbedaan kadar hemoglobin WB berdasarkan masa simpan dengan menggunakan metode HB meter di UDD PMI Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian ini menggunakan design Quasi Eksperimental dengan menggunakan teknik quota sampling. Sampel diperoleh dari jumlah seluruh produksi komponen WB di UDD PMI Kabupaten Bojonegoro pada bulan Desember 2022. Jumlah sampel diperoleh 4 kantong dari 401 kantong produksi WB. Hasil penelitian kadar hemglobin berdasarkan masa simpan mengalami peningkatan dengan jumlah rata-rata hari ke 0 (47,6 gr/kantong), hari ke 7 (49 gr/kantong), hari ke 14 (50,05 gr/kantong), dan hari ke 21 (50,75 gr/kantong). Berdasarkan Uji Kolmogorov Smirnov nilai signifikan 0,003<0,05 berarti data tidak normal dan dilanjut dengan uji Kruskal Wallis dan Mann-Whitney. Berdasarkan hasil Analisa data menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann-Whitney memperoleh hasil tidak signifikan, yang berarti tidak ada perbedaan kadar hemoglobin WB berdasarkan masa simpan.
PENGARUH KOMBINASI TERAPI BERMAIN PLAYDOUGH DAN ORIGAMI DALAM PENINGKATAN KONSENTRASI BELAJAR PADA ANAK HIPERAKTIF DI SLB PKK SUMBERREJO DAN SLB PUTRA HARAPAN BOJONEGORO: THE EFFECT OF THE COMBINATION OF PLAYDOUGH AND ORIGAMI THERAPY IN INCREASING LEARNING CONCENTRATION IN HYPERACTIVE CHILDREN IN SLB PKK SUMBERREJO AND SLB PUTRA HARAPAN BOJONEGORO Utami, Wiwik; Riantika Ratna Palupi, Eva; Isnaini Munfarida , Aulia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hiperaktivitas pada anak dapat memengaruhi perilaku dan fungsi kognitif seperti berpikir, mengingat, dan mengorganisasi informasi, sehingga berisiko menurunkan konsentrasi belajar jika tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi terapi bermain playdough dan origami terhadap peningkatan konsentrasi belajar pada anak hiperaktif di SLB PKK Sumberrejo dan SLB Putra Harapan Bojonegoro. Penelitian menggunakan metode Pre-Experimental dengan desain one group pretest–posttest. Populasi penelitian terdiri atas 9 siswa hiperaktif tingkat Sekolah Dasar, yang semuanya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan melalui editing, coding, scoring, tabulating, dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan terapi, 6 siswa (66,7%) memiliki konsentrasi belajar kategori cukup. Setelah diberikan terapi kombinasi playdough dan origami, terjadi peningkatan dengan 5 siswa (55,6%) masuk kategori tinggi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai ρ = 0,046, sehingga terdapat pengaruh signifikan terapi tersebut terhadap peningkatan konsentrasi belajar anak hiperaktif. Penelitian menyarankan agar orang tua membantu meningkatkan konsentrasi belajar anak hiperaktif melalui penjadwalan belajar yang teratur dan pemberian instruksi yang jelas agar anak lebih fokus Kata Kunci: Hiperaktif, Playdough, Origami, Terapi, Konsentrasi THE EFFECT OF THE COMBINATION OF PLAYDOUGH AND ORIGAMI THERAPY IN INCREASING LEARNING CONCENTRATION IN HYPERACTIVE CHILDREN IN SLB PKK SUMBERREJO AND SLB PUTRA HARAPAN BOJONEGORO ABSTRACT Hyperactivity in children can affect behavior and cognitive functions such as thinking, remembering, and organizing information, which may reduce learning concentration if not managed properly. This study aimed to analyze the effect of combining playdough and origami play therapy on improving learning concentration in hyperactive children at SLB PKK Sumberrejo and SLB Putra Harapan Bojonegoro. This research used a Pre-Experimental method with a one-group pretest–posttest design. The population consisted of nine hyperactive elementary-level students, all of whom were included as samples using a saturated sampling technique. The research instrument was a questionnaire, and data processing included editing, coding, scoring, tabulating, and analysis using the Wilcoxon test. The results showed that before receiving therapy, six students (66.7%) had moderate learning concentration. After receiving the combined playdough and origami therapy, five students (55.6%) showed high learning concentration. The Wilcoxon test obtained a p-value of 0.046, indicating a significant effect of the combined therapy on improving learning concentration in hyperactive children. The study suggests that parents support the improvement of learning concentration by setting regular study schedules and providing clear instructions to help hyperactive children stay more focused. Keywords: Hyperactive, Playdough, Origami, therapy, Concentration