Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengenalan English Maritime Vocabulary melalui praktik langsung di Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 37 mahasiswa sebagai peserta. Instrumen penelitian meliputi pre-test, post-test, lembar observasi aktivitas, dan angket respon mahasiswa. Pembelajaran dilakukan secara langsung di lingkungan pelabuhan untuk memberikan pengalaman autentik dan kontekstual dalam mengenalkan kosakata teknis kemaritiman. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kompetensi kosakata mahasiswa. Nilai rata-rata pre-test sebesar 47,1 meningkat menjadi 79,4 pada post-test, dengan selisih peningkatan 32,3 poin. Hasil observasi mengindikasikan lebih dari 90% mahasiswa aktif dalam kegiatan pembelajaran, termasuk mengamati objek pelabuhan, bertanya tentang istilah teknis, dan berdiskusi dalam kelompok. Hasil angket juga menunjukkan respon sangat positif, terutama dalam aspek motivasi, keterlibatan belajar, dan relevansi pembelajaran dengan dunia kerja. Temuan ini menegaskan bahwa praktik langsung di lokasi industri, seperti pelabuhan, sangat efektif dalam meningkatkan penguasaan English Maritime Vocabulary. Pembelajaran berbasis pengalaman nyata mampu memberikan konteks yang jelas dan meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap istilah-istilah teknis yang digunakan dalam dunia kemaritiman. Metode ini direkomendasikan untuk diterapkan pada program vokasional atau kejuruan yang membutuhkan pembelajaran bahasa berbasis spesialisasi.