Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan hubungan antara sastra dengan realita sosial yang terjadi dalam masyarakat. Novel “The Sweet Swins” menghadirkan cerita yang jarang dibahas adanya berupa unsur penyimpangan sosial tokoh utama yang terjebak dalam hubungan terlarang yang tidak sesuai dengan norma dan budaya dalam masyarakat,sehubungan dengan itu penyimpangan seksual berupa hubungan sesama gender dalam realitas tentunya akan dianggap hal tabu dan masalah besar dalam masyarakat sebab menghadirkan para pelaku yang bertindak sebagai perusak moral,kepribadian,masalah sosial bahkan kesehatan.hubungan sesama gender tidak dipungkiri adanya karna bisa merusak masa depan dan mental dari pelaku yang telah terjerumus Wirianto Putra mengangkat tema homoseksual sebagai bagian dari unsur realita yang benar terjadi adanya dalam masyarakat dan dianggap sebagai perilaku menyimpang yang tidak dibenarkan adanya.