Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Eletrik Blower Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Motor Diesel Satu Silinder Hidayatullah, Rachmad Syarifudin Hidayatullah; Umaroh, Susi Tri Umaroh; Dwiyulian, Frisdiana Dwiyulian; Azizah, Maisarah Azizah; Ajiban, Mochammad Hildad Ajiban
Automotive Innovations Journal Vol. 1 No. 1 (2025): March
Publisher : Department of Automotive Engineering Technolgy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi bahan bakar solar dan pertamina dex dengan penambahan blower pada intake manifold motor diesel satu silinder. Pengujian ini dilakukan dengan peralatan pendukung seperti tachometer, blower, stopwatch, penggaris, dan toolset. Objek pertama dari penelitian ini yaitu dengan menggunakan bahan bakar solar dan memvariasikan putaran mesin pada 1000 rpm, 1500 rpm, dan pada 2000 rpm. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa pada tekanan injeksi 149 bar dengan putaran 1000 rpm dihasilkan 85 mm, pada putaran 1500 rpm dihasilkan 90 mm, dan pada putaran 2000 rpm dihasilkan 130 mm. Sedangkan dengan penambahan blower pada tekanan injeksi 149 bar dengan putaran 1000 rpm dihasilkan 76 mm, pada putaran 1500 rpm dihasilkan 96 mm, dan pada putaran 2000 rpm dihasilkan 142 mm. Objek kedua dari penelitian ini yaitu dengan menggunakan bahan bakar pertamina dex dan juga memvariasikan putaran mesin pada 1000 rpm, 1500 rpm, dan pada 2000 rpm. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa pada tekanan injeksi 149 bar dengan putaran 1000 rpm dihasilkan 124 mm, pada putaran 1500 rpm dihasilkan 140 mm, dan pada putaran 2000 rpm dihasilkan 135 mm. Sedangkan dengan penambahan blower pada tekanan injeksi 149 bar dengan putaran 1000 rpm dihasilkan 149 mm, pada putaran 1500 rpm dihasilkan 66 mm, dan pada putaran 2000 rpm dihasilkan 162 mm. Hasil pengujian dengan menggunakan bahan bakar pertamina dex menghasilkan grafik bahwasanya kestabilan konsumsi bahan bakar terjadi ketika putaran mesin terjadi pada rpm 1500 dengan menggunakan blower, dan hasil pengujiannya jauh lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar solar tanpa blower.