Agnesia Natania Lumiu
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS STRATEGI PEMASARAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) PRODUK KULIT LUMPIA SUGEMA RASA (SR) DIKECAMATAN SINDANG KERTA, KABUPATEN BANDUNG BARAT Nadia Nur Hopipah; Agnesia Natania Lumiu
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1310

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam menggerakkan perekonomian Indonesia, termasuk pada sektor olahan pangan seperti kulit lumpia. Di Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat, terdapat pelaku UMKM yang mengelola produksi kulit lumpia secara tradisional namun tetap mampu bersaing. Penelitian ini bertujuan mengungkap strategi pemasaran yang digunakan, menilai efektivitasnya terhadap peningkatan penjualan, serta mengidentifikasi faktor yang mendukung keberhasilan dan kendala yang dihadapi. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pemilik usaha, anggota keluarga yang terlibat, pegawai, pelanggan, serta tokoh masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang dijalankan mencakup pemeliharaan kualitas produk, penetapan harga yang terjangkau, pemilihan lokasi usaha yang strategis, pemanfaatan media sosial, pengembangan jaringan reseller, keterbukaan proses produksi kepada konsumen, dan penyediaan variasi ukuran produk. Strategi tersebut terbukti efektif meningkatkan volume penjualan, terutama pada periode tertentu seperti bulan Ramadan, serta membangun loyalitas pelanggan. Faktor keberhasilan meliputi kualitas produk yang terjaga, hubungan sosial yang harmonis, harga yang bersaing, dukungan keluarga, promosi dari mulut ke mulut, dan penggunaan media sosial. Sementara itu, kendala yang muncul antara lain keterbatasan tenaga kerja, cuaca yang menghambat proses pengeringan, kemasan yang belum optimal, dan promosi digital yang belum maksimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pemasaran yang sederhana namun konsisten dapat menjaga keberlangsungan UMKM di daerah pedesaan. Selain itu, ditemukan kontribusi signifikan dari peran perempuan dalam usaha keluarga, yang berdampak pada peningkatan ekonomi rumah tangga sekaligus memperkuat pemberdayaan sosial di lingkungan masyarakat.
PENGARUH POTONGAN HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN ASIA FASHION DI PLAZA ASIA KOTA TASIKMALAYA Jaki Muhamad Irfan; Agnesia Natania Lumiu
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak potongan harga dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian konsumen di Asia Fashion, Plaza Asia Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Sampel terdiri dari 102 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, serta uji asumsi klasik yang mencakup normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, diikuti dengan uji t dan F. Hasil dari uji validitas menunjukkan bahwa semua item pada variabel potongan harga, kualitas pelayanan, dan keputusan pembelian memiliki nilai r hitung yang lebih besar dari r tabel (0,1946), sehingga dinyatakan valid. Uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,900 untuk potongan harga, 0,852 untuk kualitas pelayanan, dan 0,903 untuk keputusan pembelian, yang menunjukkan bahwa semua instrumen tersebut reliabel. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data terdistribusi normal, tidak terdapat multikolinearitas, tidak ada autokorelasi, dan tidak ada gejala heteroskedastisitas yang signifikan. Analisis regresi linier berganda menghasilkan persamaan: Y = 7,338 + 0,496X₁ + 0,226X₂ + e, yang menunjukkan bahwa potongan harga (X₁) dan kualitas pelayanan (X₂) memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Y). Uji t menunjukkan bahwa potongan harga berpengaruh signifikan (t hitung = 3,488 > t tabel = 1,660; sig. = 0,001 < 0,05), sedangkan kualitas pelayanan tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial (t hitung = 1,533 < t tabel = 1,660; sig. = 0,129 > 0,05). Namun, uji F menunjukkan bahwa secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F hitung = 35,627 > F tabel = 3,937; sig. < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,491 menunjukkan bahwa 49,1% dari keputusan pembelian dipengaruhi oleh kedua variabel tersebut, sementara sisanya 50,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.
ANALISIS STRATEGI BISNIS DENGAN METODE CANVAS UNTUK MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN DI NITUTY COOKIES BANDUNG Rima Dina Puspitasari; Agnesia Natania Lumiu
Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE) Vol. 1 No. 3 (2025): Vol. 1 No. 3 : Edisi September 2025
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijosse.v1i3.1373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bisnis Nituty Cookies Bandung dengan menggunakan metode Business Model Canvas (BMC) serta merumuskan strategi baru guna meningkatkan volume penjualan. Latar belakang penelitian didasari oleh fluktuasi penjualan dan tingginya tingkat persaingan industri makanan di Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bisnis Nituty Cookies telah memenuhi sembilan elemen BMC, yaitu customer segments, value propositions, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, dan cost structure. Namun, masih terdapat kelemahan dalam konsistensi kualitas produk, inovasi rasa, serta promosi digital. Strategi yang dapat diterapkan adalah peningkatan kualitas dan variasi produk, optimalisasi media sosial sebagai kanal promosi, penguatan layanan pelanggan, dan pengembangan kemitraan dengan platform digital. Dengan penerapan strategi tersebut, Nituty Cookies berpotensi memperluas pasar, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta mendorong pertumbuhan volume penjualan.