PT. Pusaka Putra Perkasa merupakan perusahaan 2PL yang bergerak di bidang jasa pengangkutan bahan cair menggunakan truk tangki. Keberhasilan distribusi bergantung pada kesiapan armada yang didukung oleh ketersediaan sparepart. Kondisi gudang sparepart saat ini menunjukkan beberapa permasalahan, seperti keterbatasan fasilitas penyimpanan, penataan barang yang tidak terstruktur, tumpukan barang tidak sesuai standar, serta akses pengambilan terbatas akibat tata letak kurang optimal. Penelitian sebelumnya tentang tata letak gudang sparepart telah menggunakan metode class-based storage, dedicated storage, dan perancangan rak (racking system), penelitian ini berbeda karena metode dedicated storage dilakukan dengan pengelompokan berdasarkan similarity fungsi dan size. Penelitian ini bertujuan menentukan kebutuhan rak dan palet serta merancang tata letak gudang yang mampu meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas operasional. Metode yang digunakan adalah dedicated storage dengan pengelompokan berdasarkan similarity fungsi dan size, serta analisis kebutuhan area dan desain rak menggunakan AutoCAD. Hasil analisis menunjukkan kebutuhan fasilitas penyimpanan sebanyak 13 rak, 7 palet, 3 container, dan 1 tangga. Perancangan tata letak merekomendasikan dua alternatif layout. Layout I dibuat berdasarkan kesamaan fasilitas penyimpanan, sedangkan Layout II berdasarkan pengelompokan palet dan rak kategori barang baru dan bekas. Layout kedua dinilai paling optimal karena memiliki jarak tempuh pengambilan barang terpendek yakni sebesar 20.834,13 meter per bulan. Kata kunci : Dedicated Storage, Racking System, Layout Gudang