Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Minimnya Literasi Hukum terhadap Keterlibatan Anak sebagai Pelaku Eksploitasi Seksual Digital Insani Shabrina Ahmad; Rifqah Putri Khairani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2744

Abstract

Fenomena eksploitasi seksual digital terhadap anak menjadi salah satu bentuk kejahatan modern yang semakin kompleks di era kemajuan teknologi informasi. Anak tidak hanya berperan sebagai korban, tetapi juga berpotensi menjadi pelaku akibat rendahnya literasi hukum digital. Minimnya pemahaman anak terhadap norma hukum dan etika dunia maya menyebabkan mereka kerap terlibat dalam aktivitas daring yang berimplikasi pidana, seperti penyebaran konten seksual, pemerasan digital, dan eksploitasi melalui aplikasi tanpa batasan usia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab keterlibatan anak sebagai pelaku eksploitasi seksual digital serta menelaah implikasi hukumnya dalam perspektif perlindungan anak. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, seperti undang-undang, putusan pengadilan, jurnal ilmiah, serta buku hukum terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan anak sebagai pelaku eksploitasi seksual digital disebabkan oleh kombinasi faktor internal (lemahnya kontrol diri dan moral) serta eksternal (lingkungan sosial dan rendahnya literasi hukum digital). Secara yuridis, posisi anak sebagai pelaku dan korban menuntut penerapan keadilan restoratif serta penguatan kebijakan hukum berbasis literasi hukum digital. Kesimpulannya, pencegahan eksploitasi seksual digital anak harus dilakukan melalui peningkatan kesadaran hukum, pendidikan digital yang beretika, serta pembaruan regulasi yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.