Sektor transportasi dan logistik memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas perekonomian. Namun, pergerakan harga saham pada perusahaan di sektor ini tidak selalu mencerminkan kondisi keuangannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Total Asset Turnover terhadap harga saham perusahaan transportasi dan logistik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada periode 2017–2024. Pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dan verifikatif digunakan dalam penelitian ini. Sampel ditentukan melalui teknik purposive sampling, sehingga dari 38 perusahaan, hanya 6 yang memenuhi kriteria, menghasilkan total 48 observasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda, korelasi, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, menunjukkan bahwa likuiditas yang kuat mampu meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham cenderung meningkat. Di sisi lain, Debt to Equity Ratio dan Total Asset Turnover tidak menunjukkan pengaruh signifikan secara parsial. DER memiliki hubungan negatif yang lemah, sementara TATO menunjukkan hubungan positif yang lemah. Namun, ketika diuji secara simultan, ketiga rasio tersebut terbukti memberikan pengaruh signifikan dengan kemampuan menjelaskan 24% variasi harga saham, sedangkan 76% dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya memperhatikan kondisi likuiditas dan indikator keuangan lainnya sebagai dasar penilaian kinerja saham perusahaan transportasi dan logistik.