Natu Taku Bessi, Leomardus
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rekonstruksi Partisipasi Anggota Gereja Dalam Perencanaan Pelayanan di Gereja Dengan Sistem Presbiterial-Sinodal Natu Taku Bessi, Leomardus
Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika Vol 8 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34081/fidei.v8i2.695

Abstract

Church members are the largest component of the church's ministry and should be involved in ministry. In most churches with a presbyterial-synodal system, their involvement in the ministry planning process is very limited. The presence of presbyters as representatives of church members has an impact on the involvement of church members in the ministry planning process, which in turn impacts church member participation in ministry planning. This article uses a qualitative method in the form of content analysis of several theologians such as Neil Cole, Keith Elford, and Moltmann who discuss church member participation. This research aims to help churches see the urgency of the role of church members in ministry planning and how churches should involve church members in the process. Churches are expected to expand the participatory space for church members in the ministry planning process. The results of this study indicate that participatory ministry planning in churches with a presbyterial-synodal system can be reconstructed through the formation of small groups, the use of digital technology, and the optimization of planning teams. The conclusion at the end of this article demonstrates the importance of providing participatory space for church members to be involved in ministry planning by utilizing technological facilities, empowering small and large groups, and increasing the capacity of planning teams within the church. AbstrakAnggota gereja merupakan komponen pelayanan terbesar dalam gereja yang patut dilibatkan dalam pelayanan. Pada sebagian besar gereja dengan sistem presbiterial-sinodal terlihat bahwa keterlibatan mereka dalam proses perencanaan pelayanan sangat terbatas. Kehadiran para presbiter sebagai perwakilan anggota gereja ternyata berimbas pada keterlibatan anggota gereja dalam proses perencanaan pelayanan yang berdampak pada partisipasi anggota gereja dalam perencanaan pelayanan. Artikel ini menggunakan metode kualitatif berupa analisis konten terhadap beberapa teolog seperti Neil Cole, Keith Elford dan Moltmann yang membahas tentang partisipasi anggota gereja. Penelitian ini bertujuan untuk menolong gereja untuk melihat urgensi peran anggota gereja dalam perencanaan pelayanan dan bagaimana seharusnya gereja melibatkan anggota gereja dalam proses tersebut. Gereja diharapkan dapat meluaskan ruang partisipatif anggota gereja dalam proses perencanaan pelayanan. Hasil kajian itu menunjukkan bahwa perencanaan pelayanan secara partisipatif pada gereja dengan sistem presbiterial-sinodal dapat direkonstruksi melalui pembentukan kelompok kecil, penggunaan teknologi digital dan optimalisasi tim perencanaan. Kesimpulan pada bagian akhir artikel ini menunjukkan pentingnya memberi ruang partisipasi bangi anggota gereja untuk terlibat dalam perencanaan pelayanan dengan menggunakan fasilitas teknologi, memberdayakan kelompok kecil dan besar dan meningkatkan kapasitas dari tim perencanaan dalam gereja.