Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

State Responsibility for Public Housing Ownership After the Constitutional Court Decision: Tapera Luna, Laurenzia; Sutedja, Joshua Nathan; Frederick, Matthew; Hoek, Omar Dimitry
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 6 No. 1 (2025): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v6i1.2689

Abstract

The difficulty faced by low-income communities in obtaining adequate housing remains a major challenge for social policy in Indonesia. The Tapera program, intended to support housing finance, has sparked controversy as its mandatory contribution scheme has proven ineffective based on empirical data. The recent Constitutional Court decision abolishing mandatory participation has brought significant changes to the design of national housing policy. Through normative legal research employing statutory, judicial, and international comparative approaches, this study finds that the state remains constitutionally obligated to guarantee the right to housing for low-income citizens. The Tapera policy must be transformed into a more equitable, transparent, and participatory system in line with the principles of social justice and international legal standards.
Perlindungan Hukum atas Sengketa Administrasi Pengelolaan Rumah Susun dalam PTUN Sutedja, Joshua; Frederick, Matthew; Hoek, Omar; Nurjihan, Lezhna; Nugraha, Dwi
Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik Vol. 6 No. 4 (2026): (JIHHP) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik
Publisher : Dinasti Review Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jihhp.v6i4.8335

Abstract

Sengketa mengenai Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS) menunjukkan bahwa pengelolaan rumah susun tidak hanya menimbulkan persoalan keperdataan internal, tetapi juga dapat melahirkan sengketa administrasi pemerintahan, khususnya ketika berkaitan dengan tindakan, keputusan, pencatatan, pengesahan, maupun sikap diam pejabat pemerintahan. Dalam konteks tersebut, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) menjadi forum penting untuk menilai apakah tindakan administrasi yang berkaitan dengan PPPSRS telah memberikan perlindungan hukum yang memadai kepada para pemilik, penghuni, dan organisasi PPPSRS itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana PTUN memposisikan PPPSRS dalam sengketa administrasi rumah susun serta menilai sejauh mana PTUN memberikan perlindungan dan naungan hukum terhadap PPPSRS melalui tiga putusan, yakni Putusan Nomor 12/P/FP/2019/PTUN-JKT, Putusan Nomor 176/G/2024/PTUN.JKT, dan Putusan Nomor 15/G/2025/PTUN.JKT.