SITANGGANG, KIRMAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI PERENCANAAN PENGEMBANGAN SALURAN DRAINASE PADA KOMPLEKS PERUMAHAN CARPOTEK KOTA SAMARINDA SITANGGANG, KIRMAN
KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.341 KB)

Abstract

Secara  umum,  drainase  didefinisikan  sebagai  serangkaian  bangunan  air yang berfungsi mengurangi atau membuang kelebihan air dari suatu kawasan sehingga kawasan tersebut dapat difungsikan secara optimal. Sistem jaringan drainase yang memadai harus dimiliki oleh sebuah kota yang berkembang dan berkelanjutan sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas  yang tinggi tidak menimbulkan permasalahan genangan air maupun limpasan air yang disebabkan oleh debit air yang berlebihan. Kurangnya pemeliharaan bangunan-bangunan drainase berdampak terhadap fungsi dari saluran drainase sehingga terjadi pendangkalan saluran.Berdasarkan latar belakang tersebut diperlukan dasar penanganan saluran drainase dengan perencanaan sistem drainase yang memenuhi standar. Beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui besarnya debit banjir  yang ada dengan  melakukan evaluasi kapasitas saluran dan menentukan dimensi saluran drainase kala ulang 5 tahun dan 10 tahun.Penelitian ini dilakukan bulan April 2016 pada 19 saluran drainase di Kompleks Perumahan Prevab Kota Samarinda. Data yang diperlukan adalah data primer hasil survey di lokasi penelitian dan data sekunder seperti  data curah hujan,  peta  topografi,  dan  kependudukan.  Data  curah  hujan  yang  digunakan adalah curah hujan harian maksimum stasiun Temindung Kota Samarinda. Data curah hujan tersebut dianalisis dengan metode Log Person III dan Gumbel kemudian di uji kesesuaian distribusi untuk memilih hasil terkecil yang diterima.Berdasarkan evaluasi saluran drainase yang ada di kompleks perumahan tersebut  sebagian  besar  saluran  berfungsi  dengan  baik,  akan  tetapi  perlu dilakukan normalisasi pada seluruh saluran drainase yang disebabkan oleh sedimentasi  dan  limbah  penduduk.  Kemudian  untuk perencanaan  ulang perlu dilakukan terhadap dimensi saluran drainase seperti pada Jalan Angklung, Jalan Gitar, Jalan Kecapi. Jalan Piano, dan Jalan Harpa. Perencanaan ulang tersebut diusahakan agar tidak terlalu mengubah lebar dan kemiringan dinding saluran, tetapi merubah kedalamannya karena keterbatasan lahan merupakan pertimbangan utama dalam hal ini.