ABSTRAK Latar Belakang: DM Tipe 2 merupakan gangguan metabolik yang ditandai hiperglikemia akibat penurunan sekresi insulin oleh sel β-pankreas. Upaya pengendaliannya dilakukan melalui pengaturan pola makan. Biskuit berbahan bekatul beras merah, tepung mocaf, dan biji labu kuning yang diperkaya inulin berpotensi sebagai camilan alternatif bagi penderita DM Tipe 2.Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik organoleptik serta kandungan gizi biskuit berbasis bekatul beras merah, mocaf, dan biji labu kuning dengan penambahan inulin, meliputi kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, antioksidan, gula reduksi, serat pangan, pati total, amilosa, amilopektin, pati resisten, indeks glikemik, dan beban glikemik.Metode: Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga ulangan dan empat formulasi perbandingan bekatul beras merah dan mocaf, yaitu F1(30%:70%), F2(40%:60%), F3(50%:50%), dan F4(60%:40%). Uji organoleptik dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney, sedangkan kandungan gizi menggunakan ANOVA dan Duncan.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata pada mutu hedonik (warna, tekstur, rasa pahit) dan kandungan gizi, kecuali gula reduksi. Kadar air 11,48–13,58%, abu 3,30–4,78%, lemak 18,69–21,19%, protein 12,49–15,27%, karbohidrat 47,14–53,92%, antioksidan 16,4–41,89%, gula reduksi 2,76–3,14%, serat pangan total 1,19–3,56%, pati total 35,03–40,42%, amilosa 8,76–9,76%, amilopektin 26,26–30,66%, pati resisten 0,81–2,60%, indeks glikemik 27,46–84,14. Formulasi terbaik adalah F3 (50% bekatul beras merah:50% mocaf) dengan beban glikemik 1,64–9,81 per takaran saji (10–60 g) dengan kategori rendah.Kesimpulan: Biskuit berbahan bekatul beras merah, mocaf, dan biji labu dengan inulin memiliki indeks dan beban glikemik rendah, sehingga berpotensi diaplikasikan sebagai camilan sehat bagi penderita DMT2. KATA KUNCI: bekatul beras merah; biji labu kuning; biskuit; diabetes mellitus tipe 2; tepung mocaf ABSTRACTBackground: Type 2 DM is a metabolic disorder marked by hyperglycemia due to reduced insulin secretion from pancreatic β-cells. Dietary management is essential to control blood glucose levels. Biscuits made from red rice bran, mocaf, and pumpkin seeds enriched with inulin are proposed as an alternative snack for individuals with T2DM.Objectives: This study aimed to analyze organoleptic and nutrient content of biscuits formulated with red rice bran, mocaf, and pumpkin seeds enriched with inulin, including moisture, ash, protein, fat, carbohydrates, antioxidants, reducing sugars, dietary fiber, resistant starch, glycemic index, and glycemic load.Methods: Completely randomized design (CRD) with three replications was applied. Four formulations of red rice bran and mocaf were tested: F1(30%:70%), F2(40%:60%), F3(50%:50%), and F4(60%:40%). Organoleptic were assessed using Kruskal-Wallis and Mann-Whitney tests, while nutrient content was analyzed by ANOVA and Duncan’s test.Results: The study revealed significant differences in hedonic quality tests for color, texture, bitter taste, and nutritional content, except for reducing sugars. Nutrient values ranged as follows: moisture 11.48–13.58%, ash 3.30–4.78%, fat 18.69–21.19%, protein 12.49–15.27%, carbohydrates 47.14–53.92%, antioxidants 16.4–41.89%, reducing sugars 2.76–3.14%, total dietary fiber 1.19–3.56%, starch 35.03–40.42%, amylose 8.76–9.76%, amylopectin 26.26–30.66%, resistant starch 0.81–2.60%, and GI 27.46–84.14. The selected formulation F3(50%:50%), with GL values of 1.64–9.81 per 10–60 g serving, classified as low.Conclusions: Biscuits formulated with red rice bran, mocaf flour, and pumpkin seeds enriched with inulin may be a potential snack for patient with T2DM. KEYWORD: biscuits; mocaf flour; pumpkin seeds; red rice bran; type 2 diabetes mellitusArticle submitted on December 29, 2024; Articles revised on March 05, 2025; Articles received on August 19, 2025; Articles available online on November 28, 2025