ABSTRAK Latar belakang:Gagal jantung merupakan penyakit dengan angka kejadian dan kematian yang tinggi, yang menyerang 64,34 juta orang di seluruh dunia. Di Indonesia, lebih dari 1,5% penduduk, atau sekitar 1.017.290 orang, telah didiagnosis menderita gagal jantung. Kondisi ini memiliki angka kematian yang signifikan, dengan 9,91 juta kematian di seluruh dunia. Faktor gaya hidup, seperti pola makan, memegang peranan penting dalam perkembangannya.Tujuan: Mengetahui apakah terdapat hubungan antara kualitas diet dengan status gizi pada pasien dengan gagal jantung Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di RSU Siaga Medika Purbalingga dengan jumlah responden sebanyak 110 orang menggunakan metode consecutive sampling dengan kriteria inklusi pasien gagal jantung kongestif dengan rentan usia 17 - <65 tahun baik wanita maupun pria. Data asupan makan dikumpulkan menggunakan kuesioner Recall 24 Hours dan formulir Diet Quality Index International (DQI-I) Data asupan makanan akan diolah menjadi beberapa jenis asupan makanan yang nantinya akan dihitung menggunakan perangkat lunak berupa nutrisurvey. Analisis statistic yang digunakan pada penelitian ini adalah uji fisher dan juga uji mann- whitney Hasil: analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kualitas diet dengan status gizi pada pasien dengan gagal jantung, dengan p-value sebesar 0.883. P-value lebih besar dari nilai signifikansi yang biasanya digunakan menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kualitas diet dengan status gizi.Kesimpulan: Hubungan antara kualitas diet dengan status gizi pada pasien dengan gagal jantung didapatkan hasil yang tidak signifikan. Subjek/ responden penelitian ini tidak terlalu banyak, pada penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan subjek/ responden lebih banyak sehingga mendapatkan hasil yang mungkin bisa dijandikan acuan lainnya untuk pengemabangan pada penelitian selanjutnya dengan variable atau penyakit berbeda. Kata kunci: Diet Quality Index-International (DQI-I); diet recall 24 hours; gagal jantung; kualitas diet; status gizi ABSTRACT Background: Heart failure is a disease with a high incidence and mortality rate, affecting 64.34 million people worldwide. In Indonesia, over 1.5% of the population, or approximately 1,017,290 individuals, have been diagnosed with heart failure. This condition has a significant mortality rate, with 9.91 million deaths attributed to it globally. Lifestyle factors, such as diet, play a crucial role in its development.Objectives: to determine whether there is a relationship between diet quality and nutritional status in patients with heart failure.Method: The research was carried out at RSU Siaga Medika Purbalingga with a total of 110 respondents using the consecutive method with the inclusion criteria of heart failure patients aged 17 - <65 years, both women and men. The method used is a cross-sectional study in the form of analytical observational data collection techniques using a questionnaire in the form of a 24 Hour Diet Recall and Diet Quality Index International (DQI-I) form and interviews are conducted by signing an informed consent. The data obtained from the interviews in the form of food intake data will be processed and divided into several types of food intake which will later be calculated using software in the form of nutrisurvey. The statistical analysis used in this study is the Fisher test and the Mann-Whitney test.Results: The analysis showed that there was no significant relationship between diet quality and nutritional status in patients with heart failure, with a p-value of 0.883. This p-value is greater than the significance value usually used, indicating that there is no relationship between diet quality and nutritional status.Conclusions: The relationship between diet quality and nutritional status in patients with heart failure obtained insignificant results. The subjects/respondents of this study were not too many, in further research it can be done with more subjects/respondents so that the results can be used as other references for development in further research with different variables or diseases. Keywords: diet quality; Diet Quality Index-International (DQI-I); diet recall 24 hours; heart failure; nutritional status Article submitted on January 31, 2025; Articles revised on February 18, 2025; Articles received on July 04, 2025; Articles available online on November 29, 2025