Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENERIMAAN VAKSIN BOOSTER COVID 19 BERDASARKAN HEALTH BELIEF MODEL DAN WILLINGNESS TO PAY DI KOTA BANDAR LAMPUNG: ANALYSIS OF COVID-19 BOOSTER VACCINE ACCEPTANCE BASED ON THE HEALTH BELIEF MODEL AND WILLINGNESS TO PAY IN BANDAR LAMPUNG CITY Siahaan, Grand Asset Tarnama
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 14 No. 2 (2025): JFL : Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Program Studi Farmasi-Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/qfvd7877

Abstract

Abstrak Penelitian ini menganalisis penerimaan vaksin booster COVID-19 serta willingness to pay (WTP) di masyarakat Kota Bandar Lampung dengan pendekatan Health Belief Model (HBM). Studi ini menggunakan metode survei cross-sectional terhadap 400 responden berusia ≥18 tahun yang belum menerima vaksin booster, selama Maret–Mei 2023. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan SEM-PLS serta metode deskriptif untuk WTP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen utama HBM yang secara signifikan mempengaruhi penerimaan vaksin booster adalah  perceived benefits, self efficacy, cues to action, dan perceived barriers. Sementara itu, perceived susceptibility dan perceived severity tidak ditemukan sebagai prediktor kuat dalam model. Faktor demografi seperti usia, pendidikan, dan pendapatan berpengaruh signifikan terhadap konstruk HBM dan sikap terhadap vaksin. WTP masyarakat untuk vaksin booster tergolong rendah: hanya 26,75% responden bersedia membayar dengan rata-rata nilai sebesar Rp 130.794 per dosis, mayoritas mengharapkan program tetap gratis atau disubsidi pemerintah. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi peningkatan cakupan vaksinasi booster perlu berfokus pada edukasi manfaat konkret, penguatan motivasi dan kepercayaan diri masyarakat, serta pengurangan hambatan ekonomi dan logistik. Pemerintah disarankan mempertahankan subsidi vaksin untuk meningkatkan partisipasi booster di masa transisi pandemi. Kata Kunci:  Demografi, HBM, WTP, CVM, Vaksin Booster COVID-19