Rakhman Setyanto
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penyesuaian Tarif Tol Bakauheni-Terbanggi Besar terhadap Biaya Logistik dan Inflasi Daerah Lampung Tiara Disinta Syafitri; Desi puspita dewi; Mega Aulia Sari; Viki anugrah akbar; Rakhman Setyanto
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur, khususnya Jalan Tol Trans Sumatera, secara teoritis diharapkan dapat meningkatkan efisiensi konektivitas dan menekan biaya distribusi. Namun, penyesuaian tarif yang signifikan pada ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) pada tahun 2023 telah memicu fenomena ekonomi yang bertolak belakang dengan kondisi ideal tersebut (das sollen vs das sein). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris dampak penyesuaian tarif tol terhadap inflasi daerah, khususnya pada kelompok transportasi, serta hubungannya dengan biaya logistik di Provinsi Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data runtun waktu (time series) selama periode 36 bulan (Januari 2021 – Desember 2023). Analisis dilakukan menggunakan metode Regresi Linear Berganda untuk menguji hipotesis yang diajukan.  Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Inflasi Sektor Transportasi (Y), sedangkan variabel independen meliputi Tarif Tol (X1) dan Biaya Logistik/Indeks Harga Perdagangan Besar (X2), dengan Volume Lalu Lintas Harian (X3) sebagai variabel kontrol. Studi ini menginvestigasi apakah kenaikan tarif yang tajam berperan sebagai faktor pendorong biaya (cost-push) yang membebani input logistik secara signifikan dan mentransmisikan volatilitas pada harga konsumen. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti statistik yang objektif mengenai besaran dampak (magnitude) guncangan tarif terhadap ekonomi daerah. Hasil penelitian ini akan memberikan implikasi strategis bagi pemangku kebijakan, khususnya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan operator jalan tol, dalam merumuskan kebijakan yang menyeimbangkan pengembalian investasi infrastruktur dengan stabilitas ekonomi makro.