This Author published in this journals
All Journal Ar-Ruhul Ilmi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kontribusi Dinasti Umayyah Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan Islam Di Dunia Klasik Khawarimi Ahmad Daulay; Haidar Umar Zaki; Badaruddin Rumbara
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 01 (2025): Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas kontribusi Dinasti Umayyah (661–750 M) terhadap perkembangan ilmu pengetahuan Islam di dunia klasik, sebuah topik yang sering terabaikan dalam studi sejarah Islam yang lebih berfokus pada masa Abbasiyah. Permasalahan utama penelitian ini adalah kurangnya pengakuan terhadap peran Dinasti Umayyah dalam membangun fondasi kelembagaan dan intelektual yang menjadi dasar bagi kemajuan ilmu pengetahuan Islam. Kajian ini penting karena memberikan perspektif baru mengenai kesinambungan peradaban Islam antara dua dinasti besar tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis yang mencakup empat tahap: pengumpulan data, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Sumber data meliputi naskah klasik, literatur sejarah Islam, dan hasil wawancara dengan akademisi bidang sejarah peradaban Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinasti Umayyah berperan penting dalam membangun sistem pendidikan Islam melalui pendirian lembaga seperti kuttab dan masjid jami’, pembakuan bahasa Arab sebagai bahasa ilmu, serta pembentukan budaya literasi dan administrasi yang mendukung perkembangan ilmu pengetahuan. Selain itu, kebijakan administratif seperti penerapan sistem diwan mendorong kemajuan dalam bidang ekonomi, matematika, dan ilmu pemerintahan. Penelitian ini menegaskan bahwa Dinasti Umayyah merupakan fase formasi peradaban ilmiah Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan rasionalitas ilmiah. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan pendidikan Islam modern yang menyeimbangkan spiritualitas dan rasionalitas serta meneguhkan kembali tradisi ilmiah Islam sebagai dasar pembangunan peradaban berkelanjutan.