p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Artesis
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALYSIS OF LAND USE CHANGES ON FLOOD DISCHARGE IN MOLIBAGU WATERSHED USING HEC-HMS APPLICATION WITH SCS CN METHOD Ficky, Ficky Marcellino Oroh
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/rkq1c119

Abstract

Perubahan tata guna lahan di wilayah perkotaan berdampak langsung terhadap peningkatan debit banjir, khususnya di kawasan daerah aliran sungai (DAS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap debit banjir di DAS Molibagu dengan menggunakan aplikasi HEC-HMS dan metode SCS Curve Number (CN). Data yang digunakan meliputi curah hujan, peta penggunaan lahan, dan jenis tanah tahun 2011 dan 2020 yang diperoleh dari citra satelit dan data instansi teknis. Analisis hidrologi dilakukan melalui pemodelan curah hujan menjadi debit banjir menggunakan HEC-HMS versi 4.6.1, yang telah dikalibrasi berdasarkan data observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CN meningkat dari 42,04 menjadi 42,20 dan koefisien pengaliran dari 0,412 menjadi 0,415, seiring meningkatnya area lahan terbangun. Simulasi menunjukkan peningkatan debit puncak signifikan, terutama pada kala ulang 100 tahun dari 329,80 m³/s (2011) menjadi 611,47 m³/s (2020). Temuan ini mengindikasikan bahwa perubahan tata guna lahan meskipun kecil dapat meningkatkan risiko banjir secara signifikan. Hasil studi ini dapat dijadikan acuan dalam perencanaan tata ruang dan pengendalian banjir berbasis data.
ANALISIS PERUBAHAN TATAGUNA LAHAN TERHADAP DEBIT BANJIR DASMOLIBAGU MENGGUNAKAN APLIKASI HEC-HMS DENGAN METODE SCS CN Ficky, Ficky Marcellino Oroh
Jurnal ARTESIS Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL ARTESIS
Publisher : Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/1nwaxt54

Abstract

Perubahan tata guna lahan (land use/land cover, LULC) dan peningkatan curah hujan ekstrem akibat variabilitas iklimmerupakan kombinasi utama yang meningkatkan risiko banjir di daerah aliran sungai (DAS) tropis. Studi ini dilakukan pada DAS Molibagu, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, yang memiliki topografi bergelombang dan tingkat urbanisasi yang terus meningkat. Tujuan penelitian adalah menganalisis dampak perubahan LULC dan hujan rencana terhadap respon hidrologi dan debit puncak banjir menggunakan model HEC-HMS dengan metode Soil Conservation Service Curve Number (SCS-CN). Data curah hujan, penggunaan lahan, dan jenis tanah tahun 2011 dan 2020 digunakan untuk simulasi, yang dikalibrasi menggunakan data observasi debit sungai. Hasil kalibrasi menunjukkan kinerja model yang baik dengan nilai NSE sebesar 0,812 (2011) dan 0,694 (2020), RMSE masing-masing 0,434 dan 0,553, serta PBIAS 26,46% dan 51,16%. Hasil simulasi memperlihatkan peningkatan debit puncak dari 93,08 m³/s menjadi 113,57 m³/s (kenaikan ±22%), dengan kontribusi peningkatan curah hujan sebesar ±80% dan perubahan LULC sebesar ±20%. Peningkatan nilai Curve Number (42,04 menjadi 42,20) dan koefisien limpasan C (0,412 menjadi 0,415) menunjukkan berkurangnya kapasitas infiltrasi akibat bertambahnya area terbangun. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi peningkatan intensitas hujan dan perubahan penggunaan lahan berperan penting dalam memperbesar debit puncak dan potensi banjir di DAS Molibagu, serta menjadi dasar ilmiah bagi perencanaan tata ruang dan pengelolaan konservasi DAS secara terpadu di wilayah tropis yang rentan.