Elvani Rosita Dewi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Hipertensi di Kelurahan Ganti, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah Rammang, Sisilia; Afni, Nur; Elvani Rosita Dewi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i4.3716

Abstract

Hipertensi menjadi masalah kesehatan utama di Kelurahan Ganti RW 03 RT 02, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Provinsi, Sulawesi Tengah dengan 6,5% warga teridentifikasi menderita hipertensi akibat kurangnya pengetahuan dan gaya hidup tidak sehat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi melalui penyuluhan kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, asam urat, serta senam kebugaran. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan rutin, pola makan sehat, dan olahraga teratur dengan persentase pengetahuan kategori baik dari 57,1% menjadi 76,2%, dan penurunan kategori cukup dari 42,9% menjadi 23,8%. Kegiatan ini efektif meningkatkan perilaku hidup sehat, namun perlu dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan puskesmas agar upaya pengendalian hipertensi dapat berlanjut secara optimal. Community Empowerment Efforts in the Prevention and Control of Hypertension in Ganti Village, Donggala Regency, Central Sulawesi Province Terjadi peningkatanHypertension remains a major public health issue in Ganti Subdistrict, RW 03 RT 02, Banawa District, Donggala Regency, Central Sulawesi Province, with 6.5% of residents identified as hypertensive, primarily due to limited knowledge and unhealthy lifestyle habits. This community service program aimed to empower residents in the prevention and control of hypertension through health education, blood pressure screening, and the measurement of blood glucose, cholesterol, and uric acid levels, complemented by community fitness exercises. The results demonstrated a notable improvement in community knowledge and awareness regarding the importance of regular health check-ups, balanced nutrition, and physical activity, with the proportion of participants showing good knowledge increasing from 57.1% to 76.2%, and those in the moderate category decreasing from 42.9% to 23.8%. This program proved effective in promoting healthy lifestyle behaviors, although continued support from local government and primary health centers is required to ensure the sustainability and optimal impact of hypertension control efforts.
HUBUNGAN PERAN PERAWAT DAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN ANAK DI RUANG RAMBUTAN RSUD MADANI: THE CORRELATION BETWEEN NURSES’ ROLES AND THERAPEUTIC COMMUNICATION WITH ANXIETY LEVELS AMONG CHILDREN IN THE RAMBUTAN WARD OF MADANI HOSPITAL Elvani Rosita Dewi; Agnes Erlita Distriani Patade; Arfiah
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 14 No. 01 (2026): Vol. 14 No.1 , Januari 2026
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v14i1.860

Abstract

Pendahuluan. Kecemasan pada anak selama menjalani hospitalisasi merupakan masalah penting karena dapat menghambat proses pemulihan dan menimbulkan dampak psikologis jangka panjang. Peran perawat dan kualitas komunikasi terapeutik menjadi faktor yang sangat menentukan dalam membantu anak beradaptasi dengan lingkungan perawatan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara peran perawat dan komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan anak di Ruang Rambutan RSUD Madani. Metode. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 78 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari populasi 362 pasien anak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner peran perawat, komunikasi terapeutik, dan tingkat kecemasan anak, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai peran perawat dan komunikasi terapeutik berada dalam kategori baik, sementara tingkat kecemasan anak berada pada kategori rendah. Terdapat hubungan signifikan antara peran perawat dengan tingkat kecemasan anak (p = 0,029) serta antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan anak (p = 0,032). Kesimpulan. Peran perawat dan komunikasi terapeutik berperan penting dalam menurunkan kecemasan anak selama menjalani perawatan. Peningkatan kompetensi komunikasi terapeutik perawat perlu dilakukan sebagai upaya mendukung kualitas pelayanan keperawatan anak