Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Orangtua Terhadap Konsep Etnoparenting dalam Pengasuhan Anak (Studi Kasus: Desa Nyurlembang, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, NTB) Sahara, Fithra Almas; Rachmayani, Ika; Nurhasanah, Nurhasanah
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1365

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi orangtua terhadap konsep etnoparenting dalam pengasuhan anak di Desa Nyurlembang, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari dua keluarga yang masih menerapkan nilai-nilai budaya dalam mengasuh anak dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pola pengasuhan anak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orangtua di Desa Nyurlembang memiliki persepsi positif terhadap etnoparenting sebagai bentuk pelestarian budaya lokal yang diturunkan secara turun-temurun dari generasi ke generasi sekaligus sebagai pedoman dalam mengasuh anak. Orangtua di Desa Nyurlembang percaya dan masih menerapkan nilai-nilai budaya seperti ritual sembeq, medak api, dan ritual pertuq serta keikutsertaan dalam kegiatan adat seperti begibung, dan pemakaian baju adat saat ada acara seperti nyongkolan dan khitanan, menjadi bagian penting dalam proses pengasuhan. Kedua keluarga juga secara aktif melibatkan anak-anak dalam berbagai kegiatan adat sebagai bentuk pewarisan nilai budaya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa etnoparenting masih hidup dan berperan penting dalam kehidupan masyarakat di Desa Nyurlembang, baik sebagai warisan budaya maupun sebagai strategi pengasuhan anak yang sesuai dengan nilai-nilai budaya lokal. Kata Kunci: budaya lokal, etnoparenting, pengasuhan anak