Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Perencanaan Obat Dengan Metode Konsumsi Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar Tahun 2024 Tampubolo, Hizkia; Damanik, Gita A; Saragih, Hhenny Marianty
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12520

Abstract

Rumah Sakit Efarina merupakan salah satu Rumah Sakit Swasta memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan kesehatan daerah wilayah Kota Pematangsiantar Sumatera Utara, yang dimana masih perlu melakukan pengkajian menyeluruh terhadap sistem perencanaan obat yang diterapkan di Instalasi Rumah Sakit tersebut. Ketidaktepatan perencanaan dapat menyebabkan kekosongan atau kelebihan stok obat yang berdampak pada pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perencaanaan obat kebutuhan obat menggunakan metode konsumsi di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar serta menilai efektivitas metode ini dalam menjamin ketersediaan obat. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif terhadap data laporan pemakaian obat selama Januari–Juni 2024. Data yang dianalisis meliputi pemakaian aktual, lead time, dan safety stock. Sampel penelitian terdiri atas 74 item obat yang dipilih dari 287 jenis obat dalam daftar formularium rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian antara perencanaan dan ketersediaan obat di Instalasi Farmasi mencapai lebih dari 80% pada sebagian besar bulan penelitian. Beberapa obat seperti antibiotik, antihipertensi, dan obat saluran cerna masih mengalami kekosongan akibat keterlambatan pengiriman dan pembaruan data yang tidak rutin. Disimpulkan bahwa metode konsumsi efektif digunakan dalam perencanaan kebutuhan obat karena didasarkan pada data penggunaan aktual dan dapat membantu menjaga kestabilan ketersediaan obat di rumah sakit. Penerapan metode ini perlu diimbangi dengan sistem pencatatan logistik yang akurat serta evaluasi rutin terhadap data pemakaian