Arus investasi asing merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kinerja dan daya tarik ekonomi suatu negara, khususnya di kawasan ASEAN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga global dan inflasi terhadap arus investasi asing di negara-negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand selama periode 2005–2024. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif menggunakan regresi data panel (regresi linier berganda), dengan data diperoleh dari World Bank. Data penelitian yang digunakan merupakan data time series dan cross section dari empat negara ASEAN dalam periode pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga global memiliki pengaruh negatif terhadap arus investasi asing, inflasi memiliki pengaruh negatif terhadap arus investasi asing, serta secara simultan kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap arus investasi asing (F = 8,463; p = 0,02). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,635 menunjukkan bahwa variasi arus investasi asing dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut sebesar 63,5%. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi makro yang stabil dan adaptif, serta menjadi kontribusi bagi kajian manajemen keuangan internasional khususnya terkait dinamika investasi asing di kawasan ASEAN.