Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Fenomenologi Perilaku Pengguna Ganda Rokok (Dual User) pada Mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta Ni Komang, Sriwisani S; Retna Siwi Padmawati; Zulfa Nur Hasri
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia kini muncul tren penggunaan rokok elektrik yang salah satu dampaknya adalah risiko bertambahnya perokok ganda (dual user). Proporsi terbesar dari dual user adalah dewasa muda (18–24 th). Mahasiswa didominasi oleh kelompok dewasa muda merupakan kelompok yang berisiko memiliki perilaku merokok ketika menempuh studi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perilaku dual user di kalangan mahasiswa di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini merupakan studi fenomenologi yang dilaksanakan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Informan diperoleh melalui metode snowball sampling. Informan utama terdiri dari sepuluh mahasiswa laki-laki, dan informan pendukung berjumlah enam orang yang terdiri dari tiga teman sebaya dan tiga staf vape store. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber data, catatan lapangan dan member checking lalu dianalisis manual dengan metode Colaizzi. Penggunaan rokok konvensional sebelumnya mendominasi perilaku dual user di kalangan mahasiswa, yang umumnya dimulai pada usia 14-19 tahun. Motivasi mencoba rokok antara lain karena pride laki-laki dan FOMO (fear of missing out). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku perokok ganda meliputi pengaruh keluarga, teman sebaya, iklan, serta penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan kampus. Sebagian besar mahasiswa memiliki keinginan untuk berhenti merokok, namun terhambat oleh kecanduan nikotin. Mahasiswa memiliki pengetahuan yang kurang terkait bahaya dari dual user dan bahaya rokok elektrik. Perilaku dual user dipengaruhi oleh informasi yang diperoleh dari influencer vape di media sosial, “vapers”, dan vape store. Informasi yang disampaikan oleh pihak-pihak tersebut memiliki pengaruh yang besar terhadap keyakinan dan perilaku mahasiswa sebagai dual user.