Ni Putu Dhyana Arinawati Sudarsana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Organisasi Nirlaba “BOS Foundation” dalam Upaya Penekanan Angka Perdagangan Orangutan di Indonesia Mutiara Syaharani Hapsari; Syawalya Azzukhruf Fairuz; Shazarina Safira Sofyan; Ni Putu Dhyana Arinawati Sudarsana; Jalalludin Muhammad Akbar
Brawijaya Journal of Social Science Vol. 4 No. 2 (2025): Quo Vadis Sustainability: The Future and The Present
Publisher : Sociology Department, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.bjss.2024.004.02.3

Abstract

Perburuan dan perdagangan satwa liar adalah akibat dari permintaan oknum-oknum tertentu yang menjadi penyebab spesies satwa langka di Indonesia terus berkurang. Perdagangan satwa liar merupakan bentuk kejahatan ilegal yang melanggar hak-hak satwa. Kasus perdagangan satwa liar akhirnya berdampak pada jumlah orangutan yang ada di Kalimantan, Indonesia. Kemunculan organisasi nonprofit menjadi harapan baru bagi kehidupan satwa langka seperti orangutan. Mereka mencoba membuat program-program sebagai inovasi yang kiranya dapat dilakukan dalam jangka panjang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan studi literatur yang dikaitkan dengan konsep deep ecology dan social green. Peneliti juga mencoba menilik dari segi teknologi informasi yang dimanfaatkan oleh BOS Foundation dalam upaya penekanan angka perdagangan orangutan dengan cara edukasi dan kampanye yang dilakukan di media sosial Instagram. Kegiatan tersebut turut melibatkan masyarakat agar populasi orangutan yang ada sekarang ini tetap terjaga dan terhindar dari perburuan liar untuk diperjualbelikan. Masyarakat setempat yang secara langsung berinteraksi dengan hutan, pun ikut melestarikan orangutan dan lingkungan dengan melindungi ekosistem serta sumber daya alam. Tidak hanya di tingkat lokal, usaha yang dilakukan juga terhubung dengan skala nasional dan internasional. Masyarakat luas selalu dibutuhkan sebagai agen perubahan dari upaya konservasi dan orangutan adalah spesies kunci bagi keseimbangan alam. Temuan ini dapat menjadi landasan bagi organisasi nonprofit lain untuk membuat strategi dalam mengatasi permasalahan sosial lingkungan yang ada.