Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Media Monitoring dalam Deteksi Krisis PR melalui Analisis Data Brand24 pada Kasus Trans7–Lirboyo Azzahra Lailatun Nahdi; Maheswari Pasa Putri Syamsudar; Dwi Novaria Misidawati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 2 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v2i6.7380

Abstract

Penelitian ini membahas dinamika krisis digital yang muncul akibat dugaan penistaan agama dalam tayangan Trans7 serta kritik publik dari Pondok Pesantren Lirboyo, yang kemudian berkembang menjadi isu nasional melalui media sosial. Penelitian ini dilakukan untuk memahami bagaimana percakapan publik terbentuk, menyebar, dan memengaruhi reputasi lembaga di tengah arus informasi digital yang sangat cepat. Metode yang digunakan adalah analisis data media digital dengan bantuan Brand24 melalui pengumpulan data berbasis kata kunci, pemetaan sentimen, identifikasi sumber sebaran isu, serta penelaahan pola naratif yang muncul dalam percakapan warganet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis diperkuat oleh konten video yang beredar di TikTok dan platform serupa, yang menjadi pendorong utama viralitas. Percakapan publik tidak hanya berfokus pada kritik terhadap tayangan Trans7, tetapi juga melebar menjadi diskusi tentang nilai moral, etika penyiaran, dan sensitivitas keagamaan. Temuan ini menunjukkan bahwa krisis di media digital tidak hanya dipicu oleh peristiwa awal, tetapi juga oleh amplifikasi pengguna dan framing yang berkembang secara organik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemantauan media digital berbasis data sangat penting untuk mendeteksi eskalasi isu dan menyusun strategi respons yang tepat. Penelitian lanjutan disarankan memperluas pendekatan dengan analisis visual atau model prediktif agar pengelolaan krisis digital dapat dilakukan secara lebih komprehensif.