Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Sintaksis Terhadap Klausa Pada Teks Berita Di Detik.Com Nurjam’an, Muhamad Ichsan; Ashari, Aulia; Lay, Desma Hendriani; Dzulhijjah, Dini Cahya
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 5 No. 3 (2025): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v5i3.2007

Abstract

This study was conducted to examine in depth the syntactic structure, particularly clause forms, used in news texts on the Detik.com portal. The main focus of the study was directed at observing the function, category, and role of each syntactic element that constructs clauses as important elements in journalistic language. The approach applied was qualitative through descriptive methods because the data collected was in the form of language elements, not numbers or statistics. The data sources were taken from a number of news articles in the which were selected purposively so that they could represent the style of language used by the media. Data was collected through documentation and observation-recording techniques to record every clause found in the news text. The analysis stages included the process of identification, grouping, and presentation of clause forms based on syntactic theory. With these steps, the researcher was able to determine the clause patterns that appeared and understand the function of each element in sentence construction.
Haji dengan Sistem Cicilan: Telaah Istithā‘ah dalam Perspektif Fikih Ashari, Aulia; Rasyid Ridho, Muhammad; Arifin Aprilianto, Muhammad; Nurul Amalia, Oktavia
EDUSHOPIA : Journal of Progressive Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2026): EDUSHOPIA: JOURNAL OF PROGRESSIVE PEDAGOGY
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam STAI Sayid Mohammad Alawi Al Maliki

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Haji merupakan rukun Islam kelima yang diwajibkan bagi setiap Muslim yang memiliki kemampuan (istithā‘ah) meliputi aspek fisik, keamanan perjalanan, dan finansial. Dalam konteks modern, dimensi istithā‘ah al-māliyah (kemampuan finansial) menjadi persoalan kompleks akibat besarnya biaya, sistem kuota, serta lamanya masa tunggu. Fenomena pembiayaan haji melalui cicilan atau dana talangan dari lembaga keuangan syariah muncul sebagai solusi, namun menimbulkan perdebatan fiqih terkait keabsahan istithā‘ah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep istithā‘ah menurut literatur fiqih klasik dan kontemporer serta relevansinya terhadap praktik cicilan haji. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen, meliputi al-Qur’an, hadis, kitab fiqih, serta sumber sekunder berupa jurnal dan regulasi terkait pembiayaan haji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ulama klasik (Hanafi, Maliki, Syafi’i) mensyaratkan kemampuan finansial berupa kepemilikan dana tunai tanpa hutang, sehingga haji dengan cicilan tidak termasuk dalam kategori mampu. Sementara itu, sebagian ulama Hanbali dan fatwa kontemporer memberikan kelonggaran apabila cicilan dapat dilunasi tanpa mudarat serta bebas dari riba. Dengan demikian, praktik haji melalui cicilan tidak serta-merta haram, namun harus memperhatikan prinsip kehati-hatian, keabsahan akad, dan kondisi finansial individu agar sesuai dengan hakikat istithā‘ah.