This study aims to identify the form of tazkyatun nafs activities, the role of teachers in forming religious character, and the challenges faced by teachers. The research method used is qualitative with a descriptive approach, which includes interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that tazkyatun nafs activities, consisting of tahalli and takhalli, are effective in improving students' religious character. The role of teachers as facilitators and motivators is very important in creating a conducive atmosphere, providing instructions, providing motivation to students, providing an understanding of the importance of tazkyatun nafs activities, and disciplining students. Something that keeps teachers motivated to carry out their duties as facilitators and motivators of activities is when teachers see the results and development of students' religious character. This research is expected to contribute to the development of character education at the elementary school level, and can reduce cases of juvenile delinquency which are currently rampant, especially at the secondary school level. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kegiatan tazkyatun nafs, peran guru dalam pembentukan karakter religius, serta tantangan yang dihadapi oleh guru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan tazkyatun nafs, yang terdiri dari tahalli dan takhalli, efektif dalam meningkatkan karakter religius siswa. Peran guru sebagai fasilitator dan motivator sangat penting dalam menciptakan suasana kondusif, memberikan instruksi, memberikan motivasi pada siswa, memberikan pemahaman tentang pentingnya kegiatan tazkyatun nafs, serta mendisiplinkan siswa. Sesuatu yang menjadikan guru tetap termotivasi untuk menjalankan tugasnya sebagai fasilitator sekaligus motivator kegiatan adalah ketika guru melihat hasil dan perkembangan karakter religius siwa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan karakter di jenjang sekolah dasar, serta dapat mengurangi kasus kenakalan remaja yang sedang marak terjadi terutama pada timgkat sekolah menengah.