sukron azhari, sukron
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Relevansi Perayaan Tahun Baru dalam Perspektif Moderasi Beragama sukron azhari, sukron; Azis Ependi
Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Kopertais Wilayah III Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/mjsi.v8i1.3166

Abstract

Tahun baru merupakan bentuk perayaan hari besar agama Konghucu, namun banyak agama lain yang ikut dalam merayakannya terutama kalangan anak muda di Indonesia. Tahun baru menjadi ajang kemunculan toleransi anak muda terhadap perbedaan yang dimiliki, terutama dalam melihat anak muda yang merayakan tahun baru di Lombok dan di Yogyakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode autoetnografi, dengan mengunakan metode tersebut akan dapat menunjukkan toleransi yang dimiliki anak muda terhadap perbedaan yang dimiliki pada saat perayaan tahun baru di Lombok dan Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan toleransi yang dimiliki anak muda di Lombok dan Yogyakarta dalam memandang perbedaan yang dimiliki terutama saat perayaan tahun baru mempunyai perbedaan yang signifikan. Pertama, toleransi yang dimiliki anak muda di Lombok dalam merayakan tahun baru terlihat sangat minim jika berdasarkan pendidikannya. Dikarenakan tingkat pendidikan anak muda di Lombok masih memiliki kondisi yang minim, sehingga berdampak pada tingkat toleransi dalam memandang perbedaan yang dimilikinya. Kedua, toleransi yang dimiliki anak muda di Yogyakarta terhadap perbedaan, jika dilihat berdasarkan realitas yang terjadi mempunyai toleransi yang sangat tinggi. Kondisi itu dilatarbelakangi oleh tingkat pendidikan anak muda di Yogyakarta yang rata-rata mengecam pendidikan ditingkat perguruan tinggi, dengan mengecam pendidikan diperguruan tinggi akan menjadi sebuah modal awal dalam mendapatkan pemahaman tentang toleransi dalam memandang perbedaan dimilikinya. Dengan demikian untuk penerapan moderansi beragama yang berdampak pada tingkat toleransi khususnya terhadap perbedaan yang dimiliki anak muda dalam merayakan tahun baru, yang menjadi tolak ukurnya dalam penerapannya adalah dengan tingkat pendidikan yang dimilikinya.
Dinamika Penutupan Patung Bunda Maria di Yogyakarta sukron azhari, sukron
Mukaddimah: Jurnal Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Kopertais Wilayah III Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/mjsi.v8i1.3170

Abstract

Religion plays an important role in the daily life of Indonesians. This is part of one's personal identity, ethnic identity and also one's political identity, as well as the identity of the nation itself. Indonesia is a multi-religious country, with a wealth of religions and beliefs, even though the majority of its people (about 90 percent) claim to be Muslim. This paper discusses the public's response to the Statue of the Virgin Mary at the Sasana Adhi Rasa Prayer House St. Yacobus in the Degolan Hamlet, Bumirejo Village, Lendah, Kulon Progo, Yogyakarta, using the Social Solidarity Theory by Emil Durkheim and the Peacekeeping Theory by Johan Galtung.