This Author published in this journals
All Journal Partner
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REWIEW PMK: VAKSINASI DAN BIOSEKURITI SEBAGAI KUNCI PENTING PENGENDALIAN DAN PENCEGAHAN PENYAKIT MULUT DAN KUKU DI INDONESIA Bulu, Petrus M.; Pasau, Paulus; Lenda, Victor; Wera, Ewaldus; Rohyati, Eni; Welkis, Elfirst Th. Ch.; Bili, Feny A. L.; Muchlis, Marlina; Lasakar, Anita S.
Partner Vol 30, No 3 (2025): Edisi Khusus 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i3.7421

Abstract

ABSTRAKIndonesia kembali menghadapi wabah Penyakit Mulut dan Kuku setelah dinyatakan bebas sejak 1986, kasus pertama muncul lagi pada 2022. Wabah ini berdampak besar pada sektor peternakan, mengancam stabilitas pangan, ekonomi, dan perdagangan. Virus Aphtae epizooticae menyebar melalui kontak langsung, udara, dan media terkontaminasi, dengan gejala berupa demam, penurunan nafsu makan, serta lepuh pada mulut, kaki, dan ambing. Hingga 2024, PMK tercatat menyebar ke 29 provinsi dan 408 kabupaten/kota. Faktor penyebaran utama meliputi impor ilegal ternak, lemahnya pengawasan lalu lintas hewan, praktik perdagangan tradisional yang kurang higienis, dan rendahnya kesadaran peternak. Upaya pengendalian difokuskan pada vaksinasi massal, biosekuriti ketat, pembatasan pergerakan ternak, serta desinfeksi dan pemantauan kesehatan rutin. Tantangan pada distribusi vaksin, rendahnya kepatuhan peternak, dan hambatan birokrasi. Wilayah seperti Nusa Tenggara Timur berisiko tinggi akibat pola penggembalaan bebas dan keterbatasan infrastruktur kesehatan hewan. Pemerintah perlu memperkuat karantina, deteksi dini berbasis teknologi, dan edukasi untuk membangun ketahanan nasional terhadap PMK.Kata kunci: Penyakit Mulut dan Kuku, PMK, Peternakan, Vaksinasi, Biosekuriti, Indonesia