Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh human capital dan individual capability terhadap kinerja pegawai pada Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Pergeseran menuju knowledge economy membuat sumber daya manusia (SDM) menjadi aset strategis yang menentukan keberhasilan organisasi, khususnya dalam industri pelayanan kesehatan. Human capital yang baik serta kemampuan individu yang memadai diyakini mampu meningkatkan kualitas layanan, produktivitas, dan pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai non-medis RS PKU Muhammadiyah Gamping. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, diantaranya masa kerja minimal satu tahun dan tingkat pendidikan D3–S1. Analisis data dilakukan melalui uji kualitas instrumen, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, serta uji parsial (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa human capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hal ini berarti semakin tinggi pengalaman, pendidikan, pelatihan, dan modal sosial pegawai, maka semakin meningkat kualitas kinerja yang dihasilkan. Selain itu, individual capability juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, yang mencakup kemampuan sosial, pendidikan dan pengalaman, serta kemampuan dalam mencapai target kerja. Kedua variabel ini terbukti menjadi faktor penting dalam mendukung kinerja pegawai non-medis di lingkungan rumah sakit. Temuan ini memberikan implikasi bahwa pengembangan kualitas SDM melalui peningkatan kompetensi dan kemampuan individu perlu menjadi prioritas dalam manajemen rumah sakit.