Nurrahmaini
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SAATNYA MEMBANGUN BUDAYA MUTU PADA LEMBAGA PENDIDIKAN Nurrahmaini; Nuriyah
Jurnal Tawadhu Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52802/twd.v9i2.1743

Abstract

Budaya mutu merupakan fondasi penting dalam mewujudkan keberhasilan suatu lembaga, khususnya di bidang pendidikan dan organisasi. Budaya mutu tidak hanya sebatas pada pencapaian standar, melainkan juga mencakup nilai, sikap, dan perilaku seluruh anggota organisasi dalam menjaga konsistensi kualitas. Pembangunan budaya mutu menuntut adanya komitmen pimpinan, partisipasi aktif semua pihak, serta keberlanjutan sistem manajemen mutu yang terintegrasi. Hal ini sejalan dengan kebutuhan era globalisasi yang menekankan pada daya saing, efektivitas, dan efisiensi lembaga. Membangun budaya mutu berarti menanamkan kesadaran bersama bahwa mutu adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas individu tertentu. Prosesnya melibatkan perencanaan strategis, pengawasan berkelanjutan, serta evaluasi yang transparan dan akuntabel. Dengan demikian, tercipta iklim kerja yang sehat, inovatif, dan produktif. Penanaman budaya mutu sejak dini akan memberikan dampak positif berupa peningkatan kualitas layanan, kepuasan stakeholders, dan keberlanjutan lembaga. Oleh karena itu, sudah saatnya setiap institusi menempatkan budaya mutu sebagai prioritas utama dalam mencapai visi dan misinya.
Fiqih Klasik Tentang Syuf`Ah dan Aplikasinya dalam Perlindungan Hak Pemegang Saham Minoritas NURRAHMAINI; Zen, Muhamad
FADZAT: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 1 (2025): Edisi Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah Riyadlul Jannah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep syuf‘ah dalam fiqih Islam klasik merupakan salah satu mekanisme perlindungan hak individu dalam transaksi kepemilikan bersama (musya‘). Syuf‘ah memberikan hak prioritas bagi mitra kepemilikan untuk membeli bagian yang dijual oleh salah satu pihak sebelum pihak lain di luar kepemilikan tersebut memiliki kesempatan membelinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep syuf‘ah memiliki nilai keadilan dan perlindungan terhadap pihak yang lemah, yang sejalan dengan prinsip fair treatment dalam hukum korporasi modern. Aplikasi nilai-nilai syuf‘ah dapat dijadikan dasar moral dan yuridis dalam memperkuat regulasi yang melindungi pemegang saham minoritas dari praktik pengambilalihan atau penjualan saham yang merugikan kepentingan mereka. Dengan demikian, fiqih klasik tidak hanya relevan dalam konteks sosial masa lalu, tetapi juga memiliki signifikansi etis dan praktis dalam tata kelola perusahaan kontemporer. Kata Kunci: Syuf`Ah, Fiqih Klasik, Perlindungan Hukum, Pemegang Saham Minoritas.