Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE INFLUENCE OF THE DRILL AND PRACTICE METHOD IN LEARNING ENGLISH VOCABULARY AT SMAS GKPI PADANG BULAN MEDAN Kethrin Simamora; Harpen H.P Silitonga; Febrina S.L. Lambantobing
J-Shelves of Indragiri (JSI) Vol 7 No 2 (2025): J-Shelves of Indragiri (JSI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61672/jsi.v7i2.3296

Abstract

Mastering vocabulary is essential in learning English as it serves as the foundation for developing students’ language skills such as speaking, reading, and writing. However, many students still struggle to expand and retain English vocabulary due to limited practice and lack of effective learning strategies. This discrepancy between theoretical understanding and classroom practice highlights the need for more efficient teaching methods. Therefore, this study aims to examine the effect of the Drill and Practice method on students’ mastery of English vocabulary. The research employed a quantitative experimental design involving two groups of tenth-grade students at SMAS GKPI Padang Bulan Medan. Vocabulary mastery was measured through pre-tests and post-tests consisting of 25 multiple-choice items assessing students’ ability to recognize, comprehend, and apply vocabulary in context. The experimental group received treatment through structured Drill and Practice activities—including choral, individual, and spelling drills—while the control group was taught using conventional methods. The results showed a significant improvement in the experimental group’s post-test mean score (52.6 to 64.8) compared to the control group (52.2 to 58.6). Statistical analysis using an independent t-test indicated that the obtained t-value (3.558) exceeded the critical value (2.024) at the 0.05 significance level. The findings suggest that the Drill and Practice method effectively improves students’ vocabulary retention, accuracy, and fluency. It is recommended that English teachers integrate this method into vocabulary instruction to enhance students’ engagement and confidence in learning English.
Program Meningkatkan Literasi Bagi Anak Sekolah Minggu dan Remaja Naposobulung Berbasis Komunitas Gereja HKBP Ressort Rogate Harpen H.P Silitonga; Samuel Pangihutan Banjarnahor; Nikoel Saut Martua Simangunsong; Rizka Feby Dwi Anggi Simanjuntak; Ananda Wijaya Sitorus
Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas) Vol. 4 No. 04 (2026): Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jumas.v4i04.351

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi anak Sekolah Minggu dan remaja Naposobulung melalui pendekatan berbasis komunitas gereja di HKBP Ressort Rogate. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif-kualitatif yang berfokus pada proses pendampingan, partisipasi peserta, serta perubahan pemahaman yang muncul selama kegiatan berlangsung. Program dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan bentuk kegiatan berupa sosialisasi interaktif, pembelajaran edukatif, permainan kelompok, serta refleksi bersama. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, pencatatan respons verbal peserta, dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi aktif serta pemahaman anak dan remaja mengenai pentingnya literasi, tidak hanya dalam aspek membaca dan menulis, tetapi juga dalam kemampuan berdiskusi, merefleksikan iman, serta mengekspresikan gagasan secara positif. Program ini juga memperlihatkan bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan berbasis pengalaman lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran literasi dibandingkan metode satu arah. Dengan demikian, literasi berbasis komunitas gereja dapat menjadi strategi pembinaan yang relevan dan berkelanjutan dalam membangun generasi muda yang literat, berkarakter, dan memiliki kesadaran iman.