AbstrakFraud Pentagon merupakan faktor atau unsur muncul salah saji, kecurangan, atau pengungkapan yang disengaja yang akan digunakan untuk menganalisis fraud pentagon terhadap pendeteksian fraudulent financial statement yang menjadi rumusan masalah, sehingga memliki tujuan untuk mengetahui pengaruh fraud pentagon terhadap pendeteksian fraudulent financial statement. Variabel dari fraud pentagon tidak dapat begitu saja diteliti sehingga membutuhkan proksi sebagi penunjang variabel. Proksi yang digunakan didalam penelitian ini adalah tekanan (financial stability diproksikan dengan ACHANGE; financial target diproksikan dengan ROA dan eksternal pressure diproksikan dengan LEV; personal financial need diproksikan dengan OSHIP), peluang (ineffective monitoring diproksikan dengan BDOUT; kualitas auditor eksternal diproksikan dengan KAE ), rasionalisasi (change in auditor diproksikan dengan AUDCHANGE; opini auditor diproksikan dengan AO), kemampuan (pergantian direksi perusahaan diproksikan dengan DCHANGE), arogansi (frequent number of CEO"™s picture diproksikan dengan CEOPIC; politisi CEO diproksikan dengan OSHIP). Sumber data dan objek penelitian ini adalah perusahan asuransi Jiwasraya. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling dengan data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik analisis data menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian ini adalah variabel 1 berpengaruh terhadap 2, dan variabel lainnya tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial statement. Pentagon fraud is a factor or element of intentional misstatement, fraud or disclosure that will be used to analyze pentagon fraud on the detection of fragmentary financial statements which is a problem formulation, so that it has the aim of determining the effect of Pentagon fraud on the detection of fragmentary financial statements. The Pentagon fraud variable cannot be simply examined so it requires a proxy as a support variable. The proxies used in this research are pressure (financial stability proxied by Achange; financial targets proxied by ROA and external pressure proxied by LEV; personal financial needs proxied by oship), opportunity (ineffective monitoring proxied by bddout;, rationalization; ( Change of auditor is proxied by audchange; auditor's opinion is proxied by AO), ability (change of company director is proxied by DChange), arrogance (often the image of the CEO is proxied by CEOPIC; politician CEO is proxied by Oshipic). The data source and object of this research is Jiwasraya"™s insurance company. The data collection technique uses purposive sampling with the data used is secondary data. The data analysis technique uses logistic regression. The results of this research are that variable 1 has an effect on 2, and the other variables have no effect on fraudulent financial statements.Kata kunci: Fraud Pentagon, Fraudulent Financial Statement, Asuransi, Jiwasraya