Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implikasi Akhlak Kepada Allah SWT di Era digital: Solusi Krisis Moral dan Sekularisasi Ilmu Hidayati, Eni; Hidayat, Nur; Purnawati, Retno Try
Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman Vol. 13 No. 2 (2025): Desember
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM BANI FATTAH (IAIBAFA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52431/tafaqquh.v13i2.4107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi akhlak kepada Allah SWT sebagai solusi terhadap krisis moral dan sekularisasi ilmu di era digital. Fenomena modernisasi dan kemajuan teknologi telah membawa dampak serius terhadap degradasi spiritual serta pemisahan antara ilmu pengetahuan dan nilai ketuhanan. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menelaah pandangan dari berbagai sumber ilmiah mengenai pentingnya integrasi nilai akhlak dan tauhid dalam sistem pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa lemahnya penerapan akhlak kepada Allah SWT menyebabkan disorientasi moral, perilaku digital yang menyimpang, dan sekularisasi ilmu. Sebaliknya, penguatan nilai-nilai seperti takwa, ikhlas, syukur, dan muraqabah mampu menuntun manusia untuk menggunakan teknologi secara etis dan bertanggung jawab. Pendidikan Islam yang berlandaskan wahyu dan akal menjadi sarana utama dalam membentuk manusia berilmu yang beriman, sekaligus mencegah terjadinya pemisahan antara sains dan spiritualitas. Dengan demikian, penerapan akhlak kepada Allah SWT merupakan fondasi penting dalam membangun peradaban Islam yang beradab di tengah tantangan era digital
The Urgency of Diagnostic Assessment in Improving the Quality of Learning in Islamic Religious Education Sulfaningsih, Evi; Hamami, Tasman; Nurhidayat, Nurhidayat; Sahra, Siti; Purnawati, Retno Try
-
Publisher : AR-RASYID : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/arrasyid.v6i1.29497

Abstract

This study aims to analyze the urgency of diagnostic assessment in improving the quality of Islamic Religious Education (PAI) learning. The background of this research lies in the low quality of PAI learning, which remains predominantly cognitive-oriented while neglecting the integration of knowledge, religious attitudes, and worship skills. This study employed a library research method with content analysis using the Miles Huberman interactive model. The findings reveal four main urgencies of diagnostic assessment. First, it supports differentiated learning by mapping students’ initial abilities. Second, it provides the foundation for remediation and enrichment according to learners’ needs. Third, it increases learning motivation by aligning instruction with students’ conditions. Fourth, it fosters Islamic character formation through the integration of cognitive and non-cognitive. These results affirm that diagnostic assessment is not merely a technical tool but a fundamental strategy to achieve national education goals and support the implementation of the Merdeka Curriculum.