This Author published in this journals
All Journal Jurnal Titik Imaji
wardani, wina pertiwi putri
primakara university

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGGUNAAN MEME KUCING SEBAGAI STRATEGI EDUKASI YANG MENGHIBUR PADA MASYARAKAT CYBERSPACE wardani, wina pertiwi putri
Titik Imaji Vol 8, No 2 (2025): JURNAL TITIK IMAJI
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/.v8i2.9147

Abstract

Kemajuan teknologi telah mempermudah penyampaian pesan di era digital melalui berbagai format visual, sehingga menekankan keterlibatan pengalaman dan aspek emosional masyarakat di ruang maya (cyberspace). Meme kucing menjadi salah satu strategi komunikasi populer yang digunakan terutama pada platform TikTok dengan tujuan menghibur. Akun TikTok @inhistoryyy menjadi viral di Indonesia karena menerapkan meme kucing sebagai pendekatan pesan edukasi bernuansa humor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan meme kucing sebagai strategi edukasi yang menghibur di kalangan masyarakat digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan netnografi. Strategi penyampaian edukasi yang menyenangkan melalui meme kucing dilakukan dengan mempertimbangkan aspek form, content, dan context secara tepat. Pendekatan ini memanfaatkan familiaritas visual, perancangan multimodal berupa kombinasi visual dan teks, pemilihan topik yang relevan dan sederhana, aktivasi emosional melalui humor ringan, serta optimalisasi timing dan relevansi tren. Meme kucing yang dipilih merupakan meme populer dan sudah akrab di mata audiens, sehingga mampu menggugah emosi penonton dan menghasilkan respon yang persuasif. Kesesuaian antara gambar dan teks yang mengikuti prinsip visual rhetoric membuat pesan lebih mudah diterima. Tema “Black Death” ditampilkan secara sederhana namun menghadapi kekurangan pada pengaturan waktu publikasi, karena pembagian konten hingga empat bagian ternyata menurunkan minat penonton.