Raka Al-Ma’arij Putra Usgianto
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Aplikasi Instagram Terhadap Media Addiction Mahasiswa Program Sarjana Communication and Media Studies Faculty UiTM Shah Alam Malaysia Raka Al-Ma’arij Putra Usgianto; Herlambang Jati Kusumo
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6391

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan Instagram yang semakin intens di kalangan mahasiswa menimbulkan kekhawatiran terkait meningkatnya media addiction, terutama ketika platform tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hiburan dan validasi sosial secara berulang. Tujuan Penelitian: untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi Instagram terhadap tingkat media addiction pada mahasiswa Program Sarjana Communication and Media Studies Faculty, UiTM Shah Alam, Malaysia. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 320 responden dan teknik analisis Spearman’s Rho, karena data tidak berdistribusi normal berdasarkan uji Kolmogorov–Smirnov. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan Instagram berada pada kategori tinggi, dan tingkat media addiction juga tergolong cukup tinggi, terutama pada indikator salience, mood modification, tolerance, withdrawal, conflict, dan relapse. Simpulan: Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara penggunaan Instagram dan media addiction (r = 0,580; p < 0,05), yang berarti semakin tinggi intensitas penggunaan Instagram maka semakin tinggi kecenderungan adiksi mahasiswa. Temuan ini menegaskan peran kebutuhan hiburan dan validasi sosial sebagai pendorong keterikatan psikologis yang dapat memicu adiksi. Saran: Implikasi penelitian mendorong perlunya literasi digital, pengelolaan penggunaan media sosial yang sehat, serta penelitian lanjutan dengan variabel psikologis tambahan seperti FoMO, regulasi emosi, atau self-esteem.