Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS NILAI FEMINISME DALAM FILM TUHAN IZINKAN AKU BERDOSA Nur Fazri Jafar Awad
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is grounded in the persistent dominance of patriarchy in popular media, including films, which often portray women as passive subjects vulnerable to symbolic and physical oppression. The film Tuhan Izinkan Aku Berdosa presents a contrasting narrative by depicting a female protagonist who experiences systemic repression while simultaneously resisting patriarchal structures. This study aims to identify and analyze the feminist values represented in the film through its characters, narrative flow, dialogues, and visual symbols. The research employs a descriptive qualitative method using Roland Barthes’ semiotic framework, examining meanings at the denotative, connotative, and myth levels. The results indicate that the film illustrates multiple forms of gender-based oppression, such as silencing women’s voices, structural violence, sexual exploitation, and patriarchal legitimacy supported by religious and moral narratives. However, the film also highlights women’s resistance through agency, critical awareness, and strategies to expose the hypocrisy of powerful men. The study concludes that the film functions not only as cinematic entertainment but also as an educational medium that articulates radical feminist values. Future researchers are encouraged to examine similar themes in other films or adopt an intersectional feminism approach to explore the diversity of women’s experiences
Semprotan Serai sebagai Penolak Nyamuk Alami untuk Mencegah Demam Berdarah di Sidoagung, Godean, Yogyakarta: Lemongrass Spray as a Natural Mosquito Repellent to Prevent Dengue Fever in Sidoagung Godean Yogyakarta Rahayu, Setya Putri; Fitria Yuli Dharni; Feby Rahmat Adi Winata; Nur Fazri Jafar Awad
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol. 10 No. 1 (2026): VOL. 10 NOMOR 1 MARET 2026 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v10i1.24216

Abstract

Demam berdarah masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Perilaku utama yang harus dilakukan masyarakat untuk mencegah terjadinya kejadian demam berdarah adalah dengan menguras wadah penyimpanan air, menutup rapat wadah penampungan air, dan mengubur/memanfaatkan kembali barang-barang bekas. Upaya pengendalian harus berlangsung terus-menerus dengan keterlibatan masyarakat sebagai peran yang paling penting dalam pengendalian dan pengelolaan penyakit. Semprotan serai merupakan bahan pengusir nyamuk alami yang terbuat dari ekstrak serai yang mudah dibuat, dan hal ini merupakan alternatif aman untuk insektisida yang memberikan perlindungan terhadap nyamuk yang tahan lama. Keterlibatan masyarakat melalui peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku, media sosial, dan pemberdayaan berkontribusi secara signifikan terhadap keberhasilan pengendalian demam berdarah. Inisiatif seperti penggunaan serai dalam semprotan nyamuk menunjukkan solusi inovatif yang menggabungkan pengetahuan akademis dengan pemecahan masalah masyarakat praktis, mempromosikan potensi tanaman herbal dan penciptaan produk lingkungan untuk kesehatan dan kesejahteraan yang lebih baik.