Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Karakteristik Komite Audit terhadap Nilai Perusahaan Telekomunikasi di Indonesia Achmad, Khusnul Iman; Akhmad, Nofiata
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4145

Abstract

Perkembangan layanan digital dan meningkatnya kompetisi di industri telekomunikasi Indonesia menuntut perusahaan untuk memperkuat mekanisme tata kelola agar mampu menjaga kepercayaan pasar. Dalam konteks tersebut, komite audit menjadi salah satu elemen penting yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengawasan dan transparansi perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakteristik komite audit terhadap nilai perusahaan pada perusahaan telekomunikasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Karakteristik komite audit yang diuji meliputi ukuran komite audit dan frekuensi rapat komite audit, sedangkan nilai perusahaan diproksikan dengan Tobin’s Q. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitasif kausal dengan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan dan laporan keuangan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Indosat Tbk (ISAT), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) selama periode 2021–2023 sehingga diperoleh 12 observasi perusahaan-tahun. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, korelasi, dan regresi data panel dengan pendekatan pooled least squares. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran komite audit dan frekuensi rapat komite audit berhubungan positif dengan nilai perusahaan. Namun, dalam model regresi berganda keduanya belum berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Tobin’s Q, meskipun secara simultan karakteristik komite audit mampu menjelaskan sekitar 71% variasi nilai perusahaan. Selain itu, seluruh perusahaan sampel memiliki komite audit yang sepenuhnya independen sehingga variabel independensi tidak dapat diuji secara empiris. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan peran komite audit masih diperlukan agar kontribusinya terhadap peningkatan nilai perusahaan menjadi lebih nyata.