Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi ASN terhadap Rotasi dan Mutasi Jabatan di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Tangerang Nuraini, Vina; Umilah, Sri; Agustin, Cantika Talitha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4315

Abstract

Penelitian ini menganalisis persepsi Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap pelaksanaan rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Tangerang, khususnya Kecamatan Neglasari. Fenomena mutasi sering menjadi isu sensitif karena berkaitan dengan keadilan, transparansi, dan profesionalisme birokrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, dokumentasi, serta observasi untuk menggali pengalaman subjektif ASN terkait pelaksanaan kebijakan tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ASN secara umum memandang rotasi dan mutasi sebagai bagian dari dinamika karier dan kebutuhan organisasi. Mutasi dipersepsikan positif ketika dianggap sesuai prinsip merit, mampu memperluas kompetensi, dan memberi kesempatan penyegaran birokrasi. Aspek keadilan dan transparansi menjadi faktor kunci dalam membentuk persepsi ASN. Keberadaan Tim Baperjakat dinilai memperkuat objektivitas proses, meskipun komunikasi personal terkait alasan mutasi masih dirasakan kurang. Dari perspektif profesionalisme, pelaksanaan mutasi di Kota Tangerang cenderung mencerminkan birokrasi rasional-legal Weber, meskipun pemetaan kompetensi ASN belum optimal. Mutasi juga berdampak pada motivasi kerja, dengan peningkatan semangat dan adaptasi di lingkungan baru, meski membutuhkan masa transisi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa persepsi ASN terhadap mutasi dipengaruhi oleh pemahaman terhadap keadilan, transparansi prosedur, serta kesesuaian kompetensi dengan jabatan baru. Rekomendasi penelitian menekankan pentingnya peningkatan komunikasi kebijakan, penguatan pemetaan kompetensi ASN, dan pendampingan pasca-mutasi untuk memperkuat implementasi merit system dalam manajemen kepegawaian daerah.