Tujuan dari peneltiian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterlibatan, minat, dan prestasi belajar siswa kelas X di MAN 2 Kota Tidore Kepulauanmelalui Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian tindakan kelas, yang melibatkan empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Untuk menilai aktivitas guru dan siswa, digunakan lembar observasi, sedangkan minat siswa diukur melalui angket, dan hasil belajar dianalisis dengan soal tes. Pada siklus I, tingkat keterlibatan siswa mencapai 69%, meningkat menjadi 83% pada siklus II, dan mencapai puncaknya pada siklus III dengan persentase 94%. Sementara itu, hasil observasi menunjukkan aktivitas guru pada siklus I mencapai 65%, naik menjadi 77% pada siklus II, dan mencapai 94% pada siklus III. Dari hasil angket, minat siswa pada siklus I mencapai 59%, meningkat menjadi 73% pada siklus II, dan mencapai 86% pada siklus III. Tingkat ketuntasan klasikal pada siklus I adalah 64%, naik menjadi 73% pada siklus II, dan mencapai 86% pada siklus III. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek berhasil meningkatkan tingkat keterlibatan, minat, dan prestasi belajar siswa di MAN 2 Kota Tidore Kepulauan .